background

Artikel

Aturan Penjualan No. 1 dari Salesman Terbaik Dunia

Yudha Adhyaksa

07 Sep 2021

Cover

Sebagai pengusaha muslim yang tertarik dalam bisnis syariah, Anda wajib membaca artikel ini

Penjualan – Guinness Boof of Record menobatkan Joe Girard sebagai “Wiraniaga Terhebat Sedunia.” Betapa tidak? Ia adalah satu-satunya penjual yang mampu menjual produk eceran terbanyak dalam 15 tahun : 13.001 mobil ! Wow, bagaimana mungkin? Lalu apa rahasianya?

TIDAK ADA RAHASIA ! Ya betul, Anda tidak akan temukan rahasia bagaimana Girard meraih sukses. Dalam pikirannya tidak ada yang namanya langkah rahasia atau jalan pintas menuju sukses. Menurutnya, hanya penipu yang bisa sukses dalam waktu singkat.

Jika Anda ingin sukses berjualan dengan benar, manfaatkan kepintaran Anda. Tanamkan ke pikiran dan hati Anda bahwa ada aturan berjualan yang harus Anda jalankan secara konsisten. Dan itu tidak bisa sebentar, karena akan memakan  waktu yang cukup lama. Aturan itulah yang akan mengubah kebiasaan diri Anda sekarang. Aturan itulah yang kelak menjadi pondasi sukses jualan Anda.

5  Cara Ubah Kebiasaan Sekarang

Sebelum saya berbagi kepada Anda aturan no. 1 dalam berjualan, saya menyarankan Anda mengubah kebiasaan dahulu.

Apapun bisnis Anda sekarang, Anda bisa sukses berjualan. Girard mengatakan, yang terpenting bukanlah proses tapi bagaimana Anda melaksanakan hal-hal dasar dalam berjualan. Intinya adalah ANDA dan BAGAIMANA ANDA BEKERJA. Kedengaran sederhana? Betul, tapi sulit mewujudkannya menjadi aksi.

Miliki kebiasaan yang tepat sebelum Anda memutuskan menjadi penjual yang hebat :

  1. Disiplin dan ulangi kebiasaaan berjualan yang baik
  2. Lindungi semangat positif Anda dari pikiran negatif disekeliling Anda
  3. Menyalahkan diri sendiri dahulu sebelum menyalahkan orang lain atas kegagalan Anda
  4. Perlahan kuburkan trauma masa lalu yang menghambat Anda untuk maju
  5. Berniat kuat untuk mencoba apapun cara berjualan selama tidak melanggar syariat

Begitu Anda melihat hasil positif dari perubahan kebiasaan, saat itulah Anda sadar Anda telah berhasil membekali diri Anda dengan alat dan nilai yang tepat. Sukses berjualan bisa menjadikan Anda lebih baik sebagai pasangan, sukses sebagai orang tua dan masyarakat. Anda akan menjadi teladan dan orang lain mengikuti kebiasaan Anda. Otomatis Anda mendapat pahala jariyahnya.

Prinsip #1 Berjualan : HIDUP SEHAT

Tidak perduli sekecil apapun skala bisnis Anda, Anda harus memutuskan sekarang juga bahwa Anda harus dan mau untuk konsisten hidup sehat. Saya ulangi, menjaga kesehatan adalah persiapan pertama untuk Anda lakukan. Kok pakai persiapan? Karena kesehatan itu harus direncanakan.

Penyakit yang Anda tuai 10 tahun lagi bermula dari makanan yang Anda makan hari ini. Tanpa perencanaan kesehatan, Anda tidak akan pernah berolahraga dan memakan makanan sehat karena kesehatan bukan prioritas dalam melaksanakan sederet aktivitas bisnis Anda.

Ibarat menaiki gunung, Anda tidak mungkin menaklukkan gunung Everest tanpa persiapan yang cukup baik peralatan maupun kesehatan Anda. Pendaki yang sukses biasanya telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk beradaptasi dengan iklim setempat sebelum mendaki. Ada banyak kisah gagal dari ekspedisi pendakian karena nekat naik karena mengabaikan kesehatan sehingga berakhir tragis.

Berjualan pun begitu. Ada banyak jalur untuk Anda coba yang semuanya memakan waktu bertahun-tahun. Karena itu pastikan diri Anda senantiasa dalam kondisi bugar. Tanpa pikiran, jiwa dan tubuh yang sehat, Anda tidak bisa menjadi lengkap. Stabilitas mental, emosi dan fisik juga berperan untuk menjaga kesehatan Anda tetap baik.

9 Cara Hidup Sehat

Lalu bagaimana implementasinya dalam siklus awal Anda berjualan?

Kesehatan yang baik adalah titik awal kehidupan. Kesehatan bukanlah tentang berlomba dengan orang lain untuk menjadi lebih kuat. Mereka bukan saingan Anda. Saingan Anda adalah diri Anda sendiri. Sebagai pengusaha hijrah Anda harus memastikan fisik Anda ketika berjualan sekarang lebih baik daripada kemarin.

Saya berbicara tentang bagaimana memaksimalkan yang kita miliki yaitu badan kita sendiri. Jika Anda sehat, Anda dapat berbicara berjam-jam dengan prospek dan berpergian kesana kemari untuk menjaga hubungan dengan pembeli eksisting.

Jika Anda ingin jago jualan di tengah kesibukan, kendalikan kesehatan Anda dengan 9 cara berikut.

  1. Merawat fisik Anda dengan olahraga ringan
  2. Menghindari gula dan tepung berlebih
  3. Mengurangi makanan berlemak
  4. Menghentikan kebiasaan merokok, selain tidak sehat juga haram
  5. Menjaga level stres Anda.
  6. istirahat cukup
  7. Meminum vitamin
  8. Tidak meminum obat bila tidak terpaksa
  9. Mengontrol berat badan untuk menghindari kegemukan

Ingat, Anda tidak gagal ketika Anda saat ini belum bisa berjualan dalam jumlah banyak. Bisa jadi Anda belum mengoptimalkan waktu dan memberikan 150% upaya terbaik untuk menjual produk Anda. Dengan kesehatan yang terjaga, lebih mudah bagi Anda untuk menjalankan semua metode marketing. Fisik Anda harus kuat agar bisnis bisa tahan lama.

Sepakat?

Semua dimulai dari niat dan komitmen sehat sejak sekarang. Tetaplah opmitis berbisnis dan jadilah pemenang di era pandemi ini.

Membangun Kebiasaan Jualan Konsisten di SekolahUMKM.com

Kemampuan menjual tidak hanya dibentuk oleh teknik closing, tetapi juga oleh kebiasaan, disiplin, dan kesiapan diri untuk terus belajar dan berpraktik. Di SekolahUMKM.com, Anda dapat mempelajari teknik penjualan, marketing, komunikasi dengan pelanggan, hingga pengembangan bisnis melalui kelas, video, modul, dan materi praktis. Dengan Rp50.000/bulan, Anda bisa belajar sesuai kebutuhan dan mengubah pengetahuan tersebut menjadi kebiasaan yang mendukung perkembangan bisnis.

Kesimpulan

Keberhasilan dalam penjualan bukan hasil dari jalan pintas, melainkan dari kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten. Disiplin, menjaga pola pikir positif, berani mengevaluasi kegagalan, meninggalkan hambatan masa lalu, serta terus mencoba cara berjualan yang sesuai dengan prinsip yang diyakini menjadi fondasi penting bagi seorang pengusaha.

Kesehatan juga merupakan bagian dari kesiapan menjalankan bisnis dalam jangka panjang. Menjaga kebugaran, mengatur pola makan, mengelola stres, beristirahat cukup, dan memperhatikan kondisi tubuh membantu pengusaha mempertahankan energi untuk menjalankan aktivitas penjualan. Jadi, sebelum mengejar penjualan yang lebih besar, bangun terlebih dahulu kebiasaan dan kondisi diri yang mampu menopangnya.

FAQ: Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan

Apakah kemampuan jualan memang bisa dibentuk melalui kebiasaan?

Bisa. Penjualan bukan hanya persoalan bakat atau kemampuan berbicara. Kebiasaan disiplin, berani menawarkan produk, mengevaluasi kegagalan, dan terus berlatih dapat membantu meningkatkan kemampuan menjual secara bertahap.

Mengapa kesehatan dikaitkan dengan kemampuan berjualan?

Aktivitas penjualan membutuhkan energi dan konsistensi, baik untuk berkomunikasi dengan calon pelanggan maupun menjaga hubungan dengan pelanggan yang sudah ada. Kondisi fisik dan mental yang terjaga dapat membantu pengusaha menjalankan aktivitas tersebut secara lebih optimal dalam jangka panjang.

Bagaimana jika saya sudah mencoba berjualan tetapi hasilnya masih rendah?

Jangan langsung menyimpulkan bahwa Anda tidak cocok menjadi penjual. Evaluasi kembali kebiasaan dan cara kerja yang dilakukan: seberapa konsisten menawarkan produk, apakah Anda memahami manfaat produk, bagaimana cara berkomunikasi dengan calon pelanggan, dan metode apa yang sudah dicoba. Dari evaluasi tersebut, tentukan hal yang perlu diperbaiki dan praktikkan kembali.

Apakah pengusaha harus mencoba semua metode penjualan?

Tidak. Prinsipnya adalah berani mencoba berbagai cara yang sesuai dengan bisnis dan prinsip yang diyakini, kemudian melihat hasilnya. Tidak semua metode harus digunakan sekaligus. Pilih cara yang dapat dijalankan secara konsisten dan evaluasi efektivitasnya.

Apakah hidup sehat harus dilakukan secara sempurna agar bisa sukses berjualan?

Tidak. Yang lebih penting adalah menjadikannya kebiasaan dan terus memperbaiki kondisi diri dari waktu ke waktu. Fokusnya bukan membandingkan diri dengan orang lain, tetapi berusaha menjadi lebih baik dibandingkan sebelumnya.

 

Penulis

Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan mantan bankir Asia dengan pengalaman 12 tahun di 4 bank internasional. Keahliannya mencakup tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Thumbnail
Apa Itu UMKM? Pengertian, Jenis, Kriteria, dan Contohnya

Apa Itu UMKM?  UMKM adalah singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, yaitu kelompok usaha yang memiliki skala usaha tertentu dan menjadi bagian penting dalam perekonomian Indonesia....

Yudha Adhyaksa

19 Aug 2026

Thumbnail
Gufron Syarif: Dari Bankir hingga Membangun Bisnis HAUS!

Tahukah Anda, owner "HAUS" member SekolahUMKM? Ini kisahnya! Kisah Member SekolahUMKM: Gufron Syarif "HAUS" Dengan lebih dari 200 cabang yang tersebar di belasan kota be...

Yudha Adhyaksa

19 Aug 2026

Thumbnail
Irresistible Offer UMKM: Cara Membuat Penawaran Sulit Ditolak Pembeli

“Produk sudah bagus, tapi kenapa orang tetap nggak jadi beli?” Ini situasi yang sangat umum. Kamu sudah: Pilih bahan terbaik Jaga kualitas Tentukan harga yang kompetitif...

Yudha Adhyaksa

19 Aug 2026

Daftar Sekarang

Ilmu Pengusaha Syariah

Terlengkap

Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan

Langganan Sekarang Image