background

Artikel

Mau Jadi Youtuber Animator? Ketahui Sisi Syariahnya!

Yudha Adhyaksa

23 Sep 2022

Cover

Mau bisnis syariah dengan menjadi Youtuber animator?

Apakah Anda ingin mengembangkan diri di bidang digital? Saat ini profesi YouTuber sudah tidak asing terdengar. Anda bisa meraup cuan berlimpah dengan modal akun YouTube saja. Nah, dalam artikel ini SekolahUMKM.com akan mengupas tuntas sisi syariah dari profesi YouTuber Animator.

Pertama-tama, Anda buat dulu akun YouTube yang akan digunakan untuk posting konten. Selanjutnya Anda harus belajar optimasi. Tak perlu yang rumit-rumit, Anda bisa mulai dari hal sederhana. Misalnya cara membuat judul yang menarik atau cara menambahkan hastag populer.

Jika sudah memiliki akun YouTube, Anda bisa mulai merencanakan isi konten. Namun sebelum produksi konten, Anda harus mengetahui sisi syariah terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar cuan yang Anda hasilkan dari akun YouTube menjadi halal dan berkah.

Inilah 3 Sisi Syariah Konten YouTube Harus Diperhatikan:

Hindari Larangan Produk Haram

Produk dan jasa yang Anda tampilkan dalam konten YouTube haruslah halal dan baik. Hal ini berkaitan dengan rezeki yang nanti Anda terima. Saat membuat konten dengan isi yang tidak melanggar aturan syariah, penghasilan yang Anda dapatkan dari YouTube akan aman.

“Allah mengutuk umat Yahudi, Allah telah mengharamkan mereka memakan gajih hewan ternak, lalu mereka jual gajih tersebut, dan mereka makan uang hasil penjualannya, sesungguhnya Allah mengharamkan memakan sesuatu, berarti Allah mengharamkan juga hasil penjualannya.” (HR. Abu Daud, dishahihkan oleh Al Albani)

Hasil dari penjualan barang haram tidaklah berkah. Jika seorang muslim terlanjur menjual dan menerima uang hasil penjualan dari produk haram, maka wajib mengembalikannya. Jika tidak, Allah akan melaknat sebagaimana melaknat umat Yahudi seperti pada hadits di atas.

3 Larangan Jual beli Produk

Berikut ini 3 jenis produk yang dilarang untuk diperjualbelikan:

Larangan Benda Najis

Salah satu syarat sah jual beli adalah suci. Oleh karena itu kita wajib menghindari barang najis saat transaksi. Inilah beberapa contoh benda najis yang harus dihindari:

Anjing (hidup atau mati)

“Apabila seekor anjing memasukkan lidahnya ke dalam bejana kalian yang berisi air, hendaklah ia sucikan bejana tersebut dengan cara membasuhnya sebanyak tujuh kali, yang pertama kalinya haruslah  dengan tanah.” (HR. Muslim)

Babi (hidup atau mati)

“Sesungguhnya Allah dan Rasulnya telah mengharamkan menjual arak, bangkai, babi, dan berhala.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Makanan Olahan Campur Bangkai

“Apabila seekor tikus (mati) jatuh ke minyak samin, jika minyak samin itu beku maka buang bangkai tikus beserta bagian minyak samin beku yang terkena (najisnya), dan jika minyak samin itu cair *maka janganlah engkau dekati!” (HR. Abu Daud Nasa’i)

Makanan yang Tercampur Darah

“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai (darah).” (Al Maidah:3)

Larangan Benda Haram

Allah telah mengharamkan beberapa barang secara jelas dalam ayat suci, sementara barang lainnya termasuk dalam kategori halal. Merugilah orang-orang yang tetap berjualan barang haram. Berikut contoh barang haram yang tidak bisa dipromosikan dalam Youtube kamu:

Benda Syirik

“Katakanlah, “Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia (berbuat syirik).”” (QS Al-A’nam: 151)

Patung dan Lukisan 

“Sesungguhnya Allah telah mengharamkan menjual arak, bangkai, babi, dan berhala (patung).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Rokok 

“Merokok hukumnya haram, menanam bahan bakunya (tembakau) juga haram serta memperdagangkannya juga haram, karena rokok menyebabkan bahaya yang begitu besar.” (Lajnah Daimah-Dewan Fatwa kerajaan Arab Saudi No.4947)

Larangan Jual Beli Gharar

“Rasulullah melarang jual beli al-hasanah dan jual beli gharar” (HR. Muslim)

Ada 3 aspek yang menjadikan jual beli termasuk dalam kriteria gharar:

Mengandung Ketidakjelasan Besar

Misalnya jual beli burung di sangkar tertutup seharga Rp 100.000, jual beli ini gharar karena pembeli tidak mengetahui isinya.

Tidak Ada Kepastian Harga

Misalnya kesepakatan jual beli tanpa menyebutkan harga karena tidak enak menyebutkan harganya.

Tidak Ada Kepastian Waktu

Contohnya pada jual beli yang waktu pelunasannya tidak jelas, misal hanya menyebutkan “pelunasan tahun ini”

Model Wajib Menutup Aurat

“Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istri, anak-anak perempuan, dan istri-istri orang mukmin, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali, oleh sebab itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab:59)

“Janganlah seorang lelaki melihat aurat lelaki (lainnya), dan janganlah pula seorang wanita melihat aurat wanita (lainnya). Seorang lelaki tidak boleh bersama lelaki lain dalam satu kain, dan tidak boleh pula seorang wanita bersama wanita lainnya dalam satu kain.” (HR. Muslim No. 338)

Islam melarang membuka aurat, oleh karena itu Anda harus hati-hati, jangan sampai model yang Anda tunjukkan membuka aurat. Contoh model perempuan haruslah yang berhijab sempurna sesuai syariat dan model lelaki juga sama, tidak ditampilkan yang sedang merokok, minum minuman keras atau bertato. Pun saat kamu sendiri tampil di dalam video, kenakan pakaian yang menutup aurat dan menjaga sopan santun.

Tidak Menggunakan Musik

“Akan datang suatu masa di mana terdapat sekelompok umatku menghalalkan perzinahan, menghalalkan memakai kain sutera (bagi laki-laki), menghalakan (meminum khamar) dan menghalalkan alat musik.” (HR. Bukhari)

Musik dapat memalingkan orang dari berzikir ke Allah dan menjadi alat kemaksiatan (meninggalkan shalat, bercampur baur, mengumbar aurat, lirik mengandung syirik, harta menjadi boros).

Dalam dunia konten, penggunaan musik perlu dievaluasi. Untuk memaksimalkan kualitas video YouTube sebaiknya menggunakan rekaman suara asli (bukan musik).

Itulah kaidah syariat Islam yang berkaitan dengan dunia YouTuber. Sudah siap menjadi konten kreator yang taat? Patuhi aturan syariatnya, yuk!

Belajar Ilmu YouTuber Animator Syariah di SekolahUMKM.com

Menjadi YouTuber bukan hanya tentang membuat konten yang menarik dan mendapatkan penghasilan. Bagi pengusaha Muslim, cara memilih produk yang dipromosikan, materi yang ditampilkan, model yang digunakan, hingga unsur dalam video juga perlu diperhatikan sesuai prinsip syariah yang diyakini. Di SekolahUMKM.com, Anda dapat mempelajari bisnis, pemasaran digital, pengelolaan konten, serta prinsip bisnis syariah melalui kelas, video, modul, dan materi praktis. Dengan Rp50.000/bulan, Anda bisa belajar bagaimana membangun bisnis digital secara lebih terarah sambil mempertimbangkan aspek syariah dalam aktivitas usaha.

Kesimpulan

Profesi YouTuber animator dapat menjadi peluang bisnis digital, tetapi seorang Muslim tidak cukup hanya mengejar jumlah penonton dan penghasilan. Konten, produk atau jasa yang dipromosikan, transaksi yang dilakukan, serta unsur visual dan audio di dalamnya perlu diperhatikan agar aktivitas bisnis tidak bertentangan dengan prinsip syariah yang diyakini.

Karena itu, sebelum memproduksi dan memonetisasi konten, tentukan batasan yang ingin dijaga sejak awal. Hindari mempromosikan produk yang dilarang, perhatikan ketentuan dalam transaksi, jaga penampilan dan isi konten, serta evaluasi setiap unsur yang dapat memengaruhi kehalalan aktivitas bisnis. Dengan begitu, membangun channel YouTube tidak hanya berorientasi pada cuan, tetapi juga pada cara memperoleh penghasilan yang diyakini halal dan baik.

FAQ: Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan

Apakah semua jenis konten YouTube boleh dibuat oleh seorang Muslim?

Tidak otomatis. Konten perlu dilihat dari materi yang disampaikan, objek yang ditampilkan, produk atau jasa yang dipromosikan, serta cara penyajiannya. Karena itu, seorang Muslim perlu mengevaluasi isi konten sebelum dipublikasikan dan dimonetisasi.

Bagaimana jika YouTuber mendapatkan tawaran promosi dari produk yang statusnya diragukan?

Jangan langsung menerima tawaran hanya karena nilai bayarannya menarik. Pelajari terlebih dahulu produk, cara promosi, dan bentuk transaksi yang ditawarkan. Jika masih terdapat keraguan mengenai aspek syariahnya, sebaiknya meminta penjelasan atau berkonsultasi kepada pihak yang kompeten dalam fikih muamalah.

Apakah YouTuber harus tampil di depan kamera?

Tidak. Artikel ini membahas YouTuber animator, sehingga konten dapat berfokus pada animasi, suara, narasi, atau bentuk penyajian lainnya. Yang perlu diperhatikan adalah tetap menjaga isi dan cara penyajian konten agar sesuai dengan prinsip yang ingin dijalankan.

Bagaimana cara membuat konten YouTube tetap menarik tanpa menggunakan musik?

Kualitas konten tidak hanya ditentukan oleh musik. Anda dapat mengoptimalkan narasi, alur cerita, animasi, efek suara yang diperbolehkan menurut prinsip yang Anda ikuti, visual, serta penyampaian informasi agar video tetap menarik dan mudah diikuti.

Apakah mengejar jumlah penonton dan penghasilan dari YouTube bertentangan dengan prinsip bisnis syariah?

Tidak dengan sendirinya. Mendapatkan penghasilan dari aktivitas yang halal bukanlah persoalannya. Yang perlu diperhatikan adalah sumber penghasilan, jenis konten, produk atau jasa yang dipromosikan, serta cara memperoleh dan menjalankan transaksi tersebut.

 

Penulis

Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan mantan bankir Asia dengan pengalaman 12 tahun di 4 bank internasional. Keahliannya mencakup tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Thumbnail
Apa Itu UMKM? Pengertian, Jenis, Kriteria, dan Contohnya

Apa Itu UMKM?  UMKM adalah singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, yaitu kelompok usaha yang memiliki skala usaha tertentu dan menjadi bagian penting dalam perekonomian Indonesia....

Yudha Adhyaksa

19 Aug 2026

Thumbnail
Gufron Syarif: Dari Bankir hingga Membangun Bisnis HAUS!

Tahukah Anda, owner "HAUS" member SekolahUMKM? Ini kisahnya! Kisah Member SekolahUMKM: Gufron Syarif "HAUS" Dengan lebih dari 200 cabang yang tersebar di belasan kota be...

Yudha Adhyaksa

19 Aug 2026

Thumbnail
Irresistible Offer UMKM: Cara Membuat Penawaran Sulit Ditolak Pembeli

“Produk sudah bagus, tapi kenapa orang tetap nggak jadi beli?” Ini situasi yang sangat umum. Kamu sudah: Pilih bahan terbaik Jaga kualitas Tentukan harga yang kompetitif...

Yudha Adhyaksa

19 Aug 2026

Daftar Sekarang

Ilmu Pengusaha Syariah

Terlengkap

Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan

Langganan Sekarang Image