background

Artikel

Tips Manajemen Waktu Agar UMKM Produktif.

Yudha Adhyaksa

07 Sep 2021

Cover

Tips Manajemen Waktu UMKM – Dengan adanya waktu dan ridha dari Allah tentu kehidupan ini akan terus berjalan dengan baik. Oleh karena itu, waktu adalah salah satu nikmat Allah yang harus kita syukuri. Waktu ada sejatinya untuk mengantarkan manusia menuju tujuan penciptaan manusia dalam Islam, dan waktu merupakan sesuatu yang abstrak, tidak dapat ditangkap dengan indra. Sedangkan pengatur waktu atau masa ialah Allah.

Waktu di ciptakan oleh Allah agar manusia dapat menghargai setiap hal yang terjadi dan setiap hal yang ia miliki dalam hidupnya. Tentu saja Anda pasti sudah tahu, kita diajarkan agar senantiasa menghargai waktu yang ada dengan rajin melakukan ibadah kepada Allah SWT. Contohnya saat kita menunaikan shalat lima waktu maka kita sudah diajarkan untuk mengelola waktu sebaik mungkin untuk menunaikan shalat.

Namun, setiap manusia pasti seringkali tidak mensyukuri waktu yang telah Allah berikan kepadanya dan seringkali menyia-nyiakan waktu tersebut dengan perbuatan atau kegiatan yang tidak bermanfaat. Jika Anda tidak bisa mengatur waktu dengan baik tentu sangat rugi bukan? Berikut tips manajemen waktu agar aktivitas UMKM tetap produktif.

Tips Manajemen Waktu Agar UMKM Produktif 

Hilangkan Kebiasaan Menunda-Nunda

Apakah Anda sering menunda-nunda sesuatu? Mulai dari sekarang jangan lagi ya suka menunda pekerjaan. Karena perbuatan suka menunda tidaklah baik, namun menunda pekerjaan karena untuk ibadah wajib seperti shalat, maka hal tersebut diperbolehkan.

Dahulukan Yang Wajib

Pada dasarnya Allah menyukai orang-orang yang senantiasa bertakwa kepadanya, dan ketakwaan tersebut berada pada perbuatan yang diwajibkan dan diharamkan oleh Allah. Agar menjadi orang yang tidak merugi, maka baiknya kita mendahulukan apa yang menjadi kewajiban bagi kita sebagai umat muslim. Apabila setiap amalan wajib telah terpenuhi, maka kita bisa mengerjakan amalan-amalan sunnah lainnya yang mendatangkan kebaikan.

Bisa Menyelesaikan Pekerjaan Tepat Waktu

Jika Anda sudah menghilangkan kebiasaan menunda-nunda pekerjaan, maka tujuan berikutnya yaitu dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan tepat waktu dan tidak mengulur-ngulur waktu penyelesaiannya.

Apabila memang tidak bisa diselesaikan bagaimana? Maka ubah strategi penyelesaiannya. Seperti menetapkan target pekerjaan sesuai dengan kemampuan Anda, atau menetapkan penjadwalan untuk 1 pekerjaan dapat diselesaikan berapa menit, atau berapa jam.

Membuat Batasan Waktu

Bisa mengatur waktu yang ada agar tidak sia-sia, maka sebaiknya buat batasan waktu pada setiap kegiatan yang dilakukan. Semisal Anda ingin belajar maka tetapkan berapa jam waktu yang dihabiskan dalam sehari. Tetapkan memulai, dan waktu untuk selesai belajar.

Meninggalkan Aktivitas Yang Tidak Bermanfaat

Sebagai umat muslim serta sebagai umat manusia kita memang dianjurkan untuk meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat. Semisal menonton film secara berlebihan, bermain game seharian maka kebiasaan seperti itu memang harus kita kurangi kalau bisa ya dihilangkan. Karena masih ada banyak hal yang bermanfaat lainnya yang bisa kita dapatkan dan lakukan.

Membuat Jadwal Kegiatan

Agar tepat waktu, pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik, serta tidak menunda-nunda pekerjaan. Anda bisa membuat jadwal kegiatan yang runtun dan teratur tentang kegiatan apa yang harus kita lakukan setiap hari.

Semisal mulai bekerja Jam 08.00, melakukan persiapan sebelum kerja mulai jam 08.00-08.10, lalu 08.10 – 09.10 menyelesaikan pekerjaan A, jam 09.10 – 10.10 menyelesaikan pekerjaan B dan sebagainya.

Bisa Mengurangi Waktu Untuk Bersantai-Santai

Allah memberikan manusia dengan hasil kehidupan berdasarkan pada usaha hambanya. Apabila ia berusaha dengan keras dan giat, maka Allah akan memberikan hasil yang setimpal dengan perbuatannya.

Apabila seseorang hanya bersantai-santai sepanjang waktu yang ia miliki maka orang tersebut akan mendapatkan hasil yang sesuai dengan usahanya. Maka jika Anda ingin mendapatkan hasil yang maksimal, maka kurangi waktu untuk bersantai-santai.

Belajar Fokus Pada Sesuatu Yang Dicapai

Belajarlah untuk fokus pada sesuatu hal yang menjadi target Anda. Apabila memiliki banyak target dalam hidupnya maka haruslah fokus pada satu hal terlebih dahulu agar waktu yang dimiliki tidak terbuang sia-sia.

Niatlah Untuk Berubah Menjadi Lebih Baik

Berubah memanglah sulit dilakukan memerlukan proses dan waktu yang lama. Namun jika Anda ingin sukses maka niatkan dalam hati untuk berubah menjadi lebih baik. Jika Anda tidak memiliki keinginan atau niat untuk berubah, maka bagaimana caranya orang tersebut mengatur waktu dan menjalankannya dengan bermanfaat.

Dapat Melangkah Maju & Meninggalkan Masa Lalu

Kegagalan ataupun memiliki masa lalu yang buruk wajib kita tinggalkan, jangan terus terjebak dalam masa lalu. Bagi seseorang yang tidak ingin waktunya sia-sia, maka ia harus melangkah maju dan dapat meninggalkan masa lalu.

Itulah tips manajemen waktu UMKM agar waktu Anda gunakan bisa lebih produktif dalam melakukan segala aktifitas sesuai aturan dalam Islam. Apakah anda sudah menerapkannya? Buat Anda yang ingin belajar bagaimana caranya mengelola waktu yang tepat bisa mendaftar di SekolahUMKM.com dengan memilih Kelas Tips Manajemen Waktu Agar Produktif.

Belajar Bisnis Hemat Waktu di SekolahUMKM.com

Mengatur waktu sebagai pengusaha bukan hanya soal menyelesaikan lebih banyak pekerjaan, tetapi juga menentukan apa yang harus didahulukan dan memastikan aktivitas bisnis tetap berjalan sejalan dengan kewajiban sebagai seorang Muslim. Di SekolahUMKM.com, Anda dapat mempelajari materi bisnis sekaligus membangun kebiasaan kerja yang lebih terarah melalui kelas, video, modul, dan template. Dengan Rp50.000/bulan, Anda bisa belajar sesuai kebutuhan dan langsung menerapkannya dalam aktivitas usaha.

Kesimpulan

Manajemen waktu dalam UMKM mengajarkan bahwa waktu perlu digunakan secara sadar, bukan sekadar diisi dengan sebanyak mungkin aktivitas. Bagi pengusaha Muslim, kewajiban perlu menjadi prioritas, sementara pekerjaan dan aktivitas lainnya harus diatur agar tidak menyebabkan waktu terbuang sia-sia.

Penerapannya dapat dimulai dari menghilangkan kebiasaan menunda, membuat jadwal dan batas waktu, mengurangi aktivitas yang tidak bermanfaat, serta fokus pada target yang sedang dikerjakan. Kuncinya bukan membuat jadwal yang semakin padat, tetapi menggunakan waktu untuk hal yang benar-benar penting dan bermanfaat.

FAQ: Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan

Bagaimana membagi waktu antara ibadah dan menjalankan usaha?

Mulailah dengan menempatkan kewajiban sebagai prioritas, kemudian susun aktivitas usaha di sekitar waktu tersebut. Jadwal kerja yang jelas membantu pekerjaan tetap berjalan tanpa mengabaikan kewajiban.

Apa yang harus dilakukan jika pekerjaan sering tidak selesai sesuai jadwal?

Evaluasi apakah target waktunya realistis dan apakah ada aktivitas yang mengganggu fokus. Jika diperlukan, pecah pekerjaan menjadi beberapa bagian dengan batas waktu yang lebih terukur sehingga lebih mudah diselesaikan.

Bagaimana mengatasi kebiasaan menunda pekerjaan?

Tentukan pekerjaan yang harus diselesaikan, tetapkan waktu mulai dan batas penyelesaiannya, lalu kerjakan tanpa menunggu sampai merasa benar-benar siap. Mulai dari tugas yang paling penting agar penundaan tidak semakin menumpuk.

Apakah membuat jadwal yang sangat padat berarti manajemen waktu sudah baik?

Belum tentu. Jadwal yang terlalu padat justru dapat membuat fokus terpecah. Manajemen waktu yang baik adalah ketika waktu digunakan untuk prioritas yang jelas, kewajiban terpenuhi, dan pekerjaan penting dapat diselesaikan secara teratur.

 

Penulis

Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan mantan bankir Asia dengan pengalaman 12 tahun di 4 bank internasional. Keahliannya mencakup tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Thumbnail
Apa Itu UMKM? Pengertian, Jenis, Kriteria, dan Contohnya

Apa Itu UMKM?  UMKM adalah singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, yaitu kelompok usaha yang memiliki skala usaha tertentu dan menjadi bagian penting dalam perekonomian Indonesia....

Yudha Adhyaksa

19 Aug 2026

Thumbnail
Gufron Syarif: Dari Bankir hingga Membangun Bisnis HAUS!

Tahukah Anda, owner "HAUS" member SekolahUMKM? Ini kisahnya! Kisah Member SekolahUMKM: Gufron Syarif "HAUS" Dengan lebih dari 200 cabang yang tersebar di belasan kota be...

Yudha Adhyaksa

19 Aug 2026

Thumbnail
Irresistible Offer UMKM: Cara Membuat Penawaran Sulit Ditolak Pembeli

“Produk sudah bagus, tapi kenapa orang tetap nggak jadi beli?” Ini situasi yang sangat umum. Kamu sudah: Pilih bahan terbaik Jaga kualitas Tentukan harga yang kompetitif...

Yudha Adhyaksa

19 Aug 2026

Daftar Sekarang

Ilmu Pengusaha Syariah

Terlengkap

Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan

Langganan Sekarang Image