background

Artikel

5 Bisnis Sampingan Potensi Keuntungan Besar

Yudha Adhyaksa

17 Nov 2022

Cover

Bisnis sampingan bisa jadi andalan saat Anda ingin tambahan pendapatan. Bisnis ini sangat beragam, mulai dari yang modal komunikasi, modal teknik marketing, atau modal minim. Beberapa usaha sampingan juga bisa dikerjakan di rumah. Hal ini sangat praktis bagi mahasiswa, pekerja kantoran, ibu rumah tangga, atau siapapun yang punya tekad kuat. 

Bisnis sampingan adalah bisnis yang dilakukan di sela waktu pekerjaan utama. Misalnya seorang karyawan membuka toko kelontong khusus malam hari. Karyawan ini akan berjaga toko saat pulang kerja atau hari libur kantor. Nah, toko kelontong milik karyawan ini disebut bisnis sampingan.

Apakah bisnis sampingan menguntungkan bagi pengusaha muslim?

Tentu saja tidak ada jaminan suatu bisnis akan sukses. Kesuksesan setiap orang ada timeline-nya masing-masing. Namun sudah banyak contoh bisnis sampingan yang berhasil hingga membuat owner resign dari pekerjaan utama.

Ada kisah bisnis sampingan online dengan produk home decor milik Bu Pandan. Saat bisnis ini lahir, Bu Pandan masih berstatus sebagai pegawai bank. Berkat inovasi produk, kegigihan, dan teknik pemasaran yang andal, Bu Pandan berhasil membesarkan usaha sampingan di rumah ini.

Setelah mengetahui bahwa bekerja di lembaga keuangan bisa terjerat riba, Bu Pandan meyakinkan diri untuk resign. Alhamdulillah bisnis rumahan miliknya justru semakin berkembang. Bahkan sekarang Bu Pandan bisa merekrut admin dan reseller dari berbagai kota di Indonesia.

Baiklah, langsung saja, ya. Saya akan menjelaskan 5 jenis bisnis sampingan yang tak bisa ditelan zaman.

Jasa Fotografi dan Videografi

Fotografi dan videografi biasanya menjadi usaha sampingan mahasiswa yang punya skill tersebut. Namun jika belum memiliki skill fotografi,  Anda bisa belajar terlebih dahulu. Seorang fotografer freelance biasanya bekerja untuk job foto produk, travelling, wisuda, atau pernikahan. Dengan begitu Anda bisa memilih jam kerja di sela waktu pekerjaan utama.

Jika Anda memiliki space ruangan di rumah, Anda juga bisa menyewakan studio foto kekinian. Bahkan Anda bisa merangkap sebagai fotografer photo studio. Tentu dengan catatan Anda sudah memodifikasi ruangan tersebut dengan background menarik, lighting, dan properti foto.

Untuk jasa fotografi wisuda, Anda bisa mendapatkan fee Rp 200.000 hingga Rp 400.000. Sementara untuk jasa foto dan video pernikahan Anda bisa mendapatkan fee Rp 1.500.000 hingga Rp 5.000.000. Angka yang fantastis bukan?

Influencer Syar’i

Influencer juga bisa menjadi bisnis sampingan untuk karyawan, mahasiswa, atau ibu rumah tangga. Modal utama untuk jadi influencer hanyalah kepercayaan diri dan mau berkreasi. Jika sudah menjadi influencer, Anda akan dituntut bisa melakukan produksi konten berupa review, edukasi, hingga hiburan.

Senjata ampuh bagi Anda yang ingin terjun ke dunia ini adalah editing foto dan video. Namun tenang saja jika Anda belum mahir, saat ini banyak aplikasi editing via handphone yang mudah digunakan. Anda bisa mulai belajar sembari melakukan optimasi sosial media, misalnya Instagram.

Cara dapat job-nya terbilang mudah, Anda hanya perlu gabung di komunitas influencer atau ikut management. Potensi pendapatan dari influencer berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 1.000.000 per posting foto atau video.

Bisnis Sampingan Reseller

Jika Anda bertanya apakah ada usaha sampingan modal kecil, saya akan menjawab reseller. Mungkin Anda sudah tidak asing dengan bisnis ini. Reseller adalah orang yang menjual kembali produk yang dibeli dari supplier atau produsen. Anda bisa mengambil keuntungan dari margin penjualan.

Untuk bisa meraup keuntungan berlimpah dari reseller, seorang pengusaha muslim  harus memperhatikan 2 hal, yaitu pemilihan produk dan strategi pemasaran. Benar sekali, Anda harus menentukan produk yang berpotensi laris di pasaran. Untuk pemasaran, Anda juga harus menggunakan cara kreatif agar menarik minat pembeli. 

Cara pemasaran misalnya dengan membuat konten kreatif di Instagram dan Tiktok atau melakukan live di marketplace. Jika ditekuni, bisnis ini bisa menjadi tumpuan hidup Anda dan keluarga.

Jasa Desain Grafis

Pengusaha muslim yang memiliki skill desain grafis bisa memanfaatkan peluang dengan mencari job freelance di situs online, misalnya Upwork, Sribulancer, dan Fiverr. Nah, langkah pertama sebelum mencari job yaitu membuat portofolio. Pastikan Anda memasukkan beberapa hasil karya yang paling menarik, ya.

Tips dari saya, Anda harus mulai bijak mengatur waktu jika sudah mulai membuka jasa desain grafis, terlebih jika Anda menjadikannya sebagai sampingan. Buatlah daftar job beserta deadline-nya untuk memudahkan kinerja Anda.

Developer Property Syariah

Mungkin Anda tak percaya jika bisnis developer properti bisa dijalankan sebagai sampingan. Sudah banyak terbukti, seorang karyawan, ibu rumah tangga, dan profesi lainnya bisa sukses menjalankan bisnis ini. Kuncinya ada dua, punya ilmu yang tepat dan mentor yang ahli.

Benar saja, bisnis ini bisa dijalankan di tengah kesibukan pekerjaan utama. Anda hanya perlu meluangkan waktu untuk belajar dan menyusun strategi, mulai dari cari tanah, permodalan, perizinan, marketing, hingga pencatatan keuangan. Nah semua ilmu itu bisa Anda dapatkan di kelas “Cara Benar Jadi Developer Syariah” di SekolahUMKM.com.

Itulah 5 bisnis yang bisa dikerjakan tanpa mengganggu pekerjaan utama. Anda ingin mencoba bisnis yang mana?

Bangun Bisnis Sampingan yang Bisa Berkembang di SekolahUMKM.com

Bisnis sampingan tidak cukup hanya dimulai dengan modal kecil, tetapi perlu strategi agar bisa berjalan tanpa mengganggu pekerjaan utama dan memiliki peluang untuk berkembang. Di SekolahUMKM.com, Anda bisa mempelajari cara memilih peluang usaha, memasarkan produk, mengelola keuangan, hingga menyusun strategi bisnis dengan biaya Rp50.000/bulan. Jadikan waktu luang Anda sebagai kesempatan untuk membangun sumber pendapatan yang lebih terarah.

Kesimpulan

Bisnis sampingan dapat menjadi pilihan bagi karyawan, mahasiswa, ibu rumah tangga, maupun siapa saja yang ingin membangun sumber pendapatan tambahan tanpa langsung meninggalkan pekerjaan utama. Fotografi, influencer, reseller, desain grafis, hingga developer properti syariah memiliki karakteristik dan kebutuhan keterampilan yang berbeda.

Namun, memilih bisnis sampingan sebaiknya tidak hanya berdasarkan besarnya potensi pendapatan. Kemampuan yang dimiliki, waktu yang tersedia, modal, strategi pemasaran, serta kemampuan mengelola bisnis perlu dipertimbangkan sejak awal. Dengan persiapan dan ilmu yang tepat, bisnis sampingan dapat berkembang menjadi usaha yang lebih serius.

FAQ: Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan

Apakah bisnis sampingan harus membutuhkan modal besar?

Tidak selalu. Besarnya modal bergantung pada jenis bisnis yang dipilih. Jasa yang mengandalkan keterampilan, misalnya desain grafis atau fotografi, dapat dimulai dengan memanfaatkan kemampuan dan peralatan yang sudah dimiliki.

Bagaimana membagi waktu antara pekerjaan utama dan bisnis sampingan?

Tentukan waktu khusus untuk bisnis, buat daftar pekerjaan berdasarkan prioritas, dan tetapkan batas waktu yang realistis. Jangan sampai pesanan atau pekerjaan sampingan membuat tanggung jawab pada pekerjaan utama maupun pelanggan terabaikan.

Kapan bisnis sampingan bisa dijadikan pekerjaan utama?

Tidak ada waktu yang pasti. Keputusan sebaiknya mempertimbangkan kestabilan pendapatan bisnis, kondisi keuangan pribadi, kemampuan mempertahankan pelanggan, dan kesiapan menghadapi risiko ketika tidak lagi memiliki penghasilan dari pekerjaan utama.

Apa yang harus dipelajari sebelum memulai bisnis sampingan?

Mulailah dari hal yang paling dibutuhkan untuk menjalankan bisnis tersebut, seperti menentukan produk atau jasa, mencari pelanggan, pemasaran, pencatatan keuangan, pengelolaan waktu, dan strategi pengembangan usaha.

 

Penulis

Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Thumbnail
The Power of Digital Marketing Bagi UMKM

Sudahkah Anda tau kekuatan digital marketing bagi bisnis syariah? Digital Marketing adalah kegiatan pemasaran atau promosi menggunakan media digital / online (internet). Bentuk aktivitasnya bisa se...

Yudha Adhyaksa

07 Sep 2021

Thumbnail
5 Tahap Instagram Marketing Untuk UMKM

Menurut We Are Social, Instagram menduduki peringkat ke 4 sebagai media sosial yang paling sering digunakan setelah YouTube, Whatsapp dan Facebook. Bayangkan potensinya jika dimanfaatkan untuk&nb...

Yudha Adhyaksa

07 Sep 2021

Thumbnail
SEO dan Google Ads, Mana Lebih Baik Bagi Pengusaha UMKM?

Apakah Anda pengusaha muslim yang baru berkecimpung di pemasaran online? Maka Anda pasti pernah mendengar istilah SEO dan Google Ads. Keduanya adalah bagian dari digital marketing yang manfaatnya t...

Yudha Adhyaksa

07 Sep 2021

Daftar Sekarang

Ilmu Pengusaha Syariah

Terlengkap

Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan

Langganan Sekarang Image