background

Artikel

Adakah Bank yang Benar Syariah Buat UMKM?

Yudha Adhyaksa

28 Dec 2025

Cover

TANYA SYARIAH

Adakah bank syariah yang benar2 syar'i? Seperti Bank Muamalat

COACH YUDHA ADHYAKSA

Sejauh pengalaman saya berkecimpung di APSI (Asosiasi Properti Syariah Indonesia), yang paling saya rekomendasikan adalah BSI ex BNIS karena BNIS pernah MOU dengan APSI. 

Kelebihan: Mereka benar2 membeli barang, pindah ke kantornya, baru dijual ke debitur dengan akad Murabahah.

Kekurangan: Kalau tidak salah, debitur harus mengajukan sendiri untuk penghapusan asuransi. Jadi kalau tidak minta, maka tetap berlaku. Sebagai ganti asuransi, debitur menandatangani Surat Persetujuan kalau terjadi apa2, ditanggung ahli warisnya.

UMKM Pelajari Cara Memilih Pembiayaan Bank Syariah di SekolahUMKM.com

Jika Anda ingin memahami bagaimana menilai apakah produk pembiayaan bank benar-benar sesuai prinsip syariah, termasuk akad murabahah dan mekanisme jual beli yang dilakukan bank, pelajari materi bisnis syariah di SekolahUMKM.com. Dengan biaya Rp50.000/bulan, Anda dapat mengakses berbagai kelas untuk memahami akad dan praktik pembiayaan secara lebih mendalam.

Kesimpulan

Menurut pengalaman Coach Yudha berkecimpung di APSI, salah satu bank yang direkomendasikan adalah BSI ex-BNIS, karena dalam praktik yang dijelaskan, bank benar-benar membeli barang terlebih dahulu, memindahkannya ke kantor bank, kemudian menjualnya kepada debitur menggunakan akad murabahah.

Namun, tetap perlu memperhatikan mekanisme asuransi. Dalam pengalaman yang disampaikan, debitur perlu mengajukan penghapusan asuransi jika ingin menggunakan alternatif berupa pernyataan bahwa apabila terjadi sesuatu, kewajiban tersebut ditanggung oleh ahli waris.

Karena praktik produk dan ketentuan bank dapat berubah, calon nasabah sebaiknya selalu memeriksa akad dan ketentuan yang berlaku sebelum menandatangani pembiayaan.

FAQ: Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan

Apakah Bank Muamalat benar-benar syariah?

Penilaian terhadap kesesuaian syariah sebaiknya tidak hanya berdasarkan nama bank. Yang perlu diperiksa adalah akad dan praktik transaksinya, termasuk bagaimana bank memperoleh dan menjual barang kepada nasabah.

Mengapa bank harus membeli barang terlebih dahulu dalam murabahah?

Karena dalam skema murabahah yang dijelaskan, bank bertindak sebagai penjual. Karena itu, bank perlu benar-benar membeli dan memiliki barang terlebih dahulu sebelum menjualnya kepada debitur.

Mengapa mekanisme asuransi perlu diperhatikan?

Karena dalam praktik pembiayaan, asuransi dapat menjadi bagian dari ketentuan produk. Menurut pengalaman Coach Yudha, debitur perlu mengajukan penghapusan asuransi jika ingin menggunakan mekanisme lain berupa pernyataan tanggung jawab ahli waris.

Apa yang harus diperiksa sebelum mengambil pembiayaan di bank syariah?

Jangan hanya melihat label “syariah”. Periksa akad, mekanisme kepemilikan barang, proses jual beli, ketentuan asuransi, denda, serta seluruh dokumen pembiayaan agar memahami transaksi yang sebenarnya.

 

Penulis

Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.

 

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Thumbnail
KPR Syariah vs Konvensional, Kenapa Lebih Mahal?

TANYA PROPERTI Anak saya mau beli rumah kredit dan takut adanya riba Kemarin coba cari info selisihnya dari harga cash dan kredit berjangka melalui bank syariah Tetapi melalui BSI, Bank Syari...

Yudha Adhyaksa

30 Nov 2025

Thumbnail
Bunga dan Margin, Apa Perbedaannya dalam Syariah?

TANYA PROPERTI Apa bedanya bunga dengan margin? COACH YUDHA ADHYAKSA Bunga dari akad pinjaman sedangkan margin dari akad jual beli.  Sekecil apapun bunga meski Rp. 1 tetap riba, bahka...

Yudha Adhyaksa

28 Nov 2025

Thumbnail
Modal Usaha UMKM dari Investor, Perlukah Cek Sumber Uangnya?

TANYA SYARIAH Modal harus dari sumber yang halal dari hulu ke hilir. Bagaimana kalau kita membuka usahanya mendapat investasi dari orang, apakah kita harus menanyakan ke orang tersebut sumber uang...

Yudha Adhyaksa

28 Nov 2025

Daftar Sekarang

Ilmu Pengusaha Syariah

Terlengkap

Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan

Langganan Sekarang Image