background

Artikel

Risiko Operasional Bisnis 4 Jenis dan Cara Mengatasinya

Yudha Adhyaksa

28 Nov 2024

Cover

Seringkali ketika menjalankan usaha ditemukan beberapa masalah operasional baik kecil maupun serius.

Nah idealnya semua masalah operasional tersebut bisa diantisipasi penanggulangannya sejak dini agar Anda dapat meminimalisir hampir semua kemungkinan buruk.

Berikut ini 4 resiko operasional yang umum

Inilah 4 resiko operasional yang disusun berdasarkan standar perbankan. Anda perlu menirunya karena perbankan dikenal sebagai organisasi yang sangat rapi dan menerapkan manajemen resiko disemua tahapan bisnisnya.

Masalah Internal, berasal dari kelemahan prosedur

  • Prosedur sulit dipahami pegawai sehingga malah membuat pekerjaannya lebih lambat
  • Prosedur kurang ketat sehingga menyebabkan dokumen ketlingsut, hilang, pegawai stres karena harus buat ulang dokumen, akhirnya gagal memfollow up rencana.
  • Tidak ada prosedur membuat koordinasi berantakan karena setiap orang punya cara sendiri-sendiri.

Masalah Sistem, bersumber dari kegagalan sistem

  • Salah mendisain alur dalam sistem pengiriman berdampak pada menampilkan alamat Pembeli yang salah.
  • Salah pemrosesan di sistem pembayaran berimbas  pada harga jual yang salah
  • Salah mapping di sistem pelaporan mengakibatkan laporan salah sehingga kita salah pula membuat keputusan

Masalah SDM, berhubungan dengan kesalahan manusianya

  • Teledor menginput data sejak awal sehingga data di sistem menjadi ‘sampah’ karena tidak berguna
  • Salah tulis sehingga terkirim barang 2 X ke orang yang sama
  • Salah membukukan (karena manual) sehingga Laporan Neraca dan Laba Rugi menampilkan angka tidak akurat
  • Salah harga jual, sehingga perusahaan rugi atau Pembeli rugi
  • Salah tulis kontrak sehingga ada staf tidak mendapat hak

Masalah Eksternal, lebih disebabkan kondisi dari luar yang tidak disebabkan perusahaan.

  • Resiko force majeure (banjir, gempa bumi) karena tidak ada BCP (Business Contigency Plan) yaitu rencana menghadapi bencana alam supaya evakuasi tepat waktu, meminimalisir kerusakan aset dan cepat pemulihannya untuk bekerja kembali.
  • Resiko perampokan, pencurian, penjarahan dari pihak luar

Cukup banyak bukan kesalahan operasional ? Padahal waktu Anda terbatas. Sebagai owner, Anda perlu memikirkan banyak hal dan karena itu saya berikan tips cepatnya.

Fokuslah pada 4 area ini :

Penyempurnaan Akad

Pastikan setiap akad dibuat dengan jelas, mulai dari objek transaksi, harga, hak dan kewajiban para pihak, hingga mekanisme pembayaran dan penyelesaian masalah. Akad yang jelas dapat mengurangi potensi perselisihan dan kesalahpahaman di kemudian hari.

Meminimalisir Risiko

Kenali berbagai risiko yang mungkin terjadi sebelum masalah muncul. Buat prosedur, kontrol, dan langkah antisipasi agar ketika terjadi kesalahan, dampaknya tidak sampai mengganggu operasional dan keuangan bisnis.

Mengefisiensikan Biaya

Periksa kembali setiap pengeluaran dan cari cara agar pekerjaan dapat dilakukan dengan biaya yang lebih rendah tanpa mengorbankan kualitas. Biaya kecil yang terus berulang dapat menjadi beban besar jika tidak dikendalikan.

Memaksimalkan Produktivitas SDM

Pastikan setiap orang memahami tugas, tanggung jawab, dan prosedur kerjanya. SDM yang bekerja dengan sistem yang jelas akan mengurangi kesalahan, menghemat waktu, dan menghasilkan pekerjaan yang lebih produktif.

Dan agar perubahan jalan dengan baik, ikutilah saran Steve Jobs.

“Satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan hebat adalah dengan mencintai yang Anda lakukan.”

Kuasai Manajemen Risiko Operasional UMKM di SekolahUMKM.com

Pelajari cara mengenali risiko dari prosedur, sistem, SDM, hingga faktor eksternal agar operasional UMKM lebih rapi, efisien, dan siap menghadapi masalah. Di SekolahUMKM.com tersedia 500+ kelas bisnis dengan akses mulai Rp50.000/bulan.

Kesimpulan

Risiko operasional dapat muncul dari kelemahan prosedur, kegagalan sistem, kesalahan SDM, maupun faktor eksternal. Jika tidak diantisipasi, masalah kecil dapat berkembang menjadi gangguan operasional dan kerugian bisnis.

Pemilik UMKM dapat memulainya dengan memperjelas akad dan prosedur, mengendalikan risiko, mengefisienkan biaya, serta meningkatkan produktivitas SDM. Dengan sistem yang lebih rapi, bisnis akan lebih siap menghadapi berbagai masalah operasional.

FAQ: Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan

Apa risiko operasional yang paling umum dalam UMKM?

Risiko operasional dapat berasal dari masalah internal, sistem, SDM, dan faktor eksternal seperti bencana alam, pencurian, atau gangguan lainnya.

Mengapa UMKM perlu memiliki prosedur kerja?

Prosedur membantu memastikan pekerjaan dilakukan dengan cara yang konsisten, mengurangi kesalahan, dan memperjelas tanggung jawab setiap orang.

Bagaimana cara mengurangi kesalahan SDM dalam operasional?

Berikan tugas dan tanggung jawab yang jelas, buat prosedur yang mudah dipahami, lakukan pengecekan, dan pastikan staf memahami alur kerja yang harus dijalankan.

Apa manfaat BCP bagi UMKM?

Business Continuity Plan (BCP) membantu bisnis menyiapkan langkah ketika terjadi gangguan serius seperti bencana, sehingga dampak dapat diminimalkan dan operasional dapat dipulihkan lebih cepat.

Bagaimana cara memulai manajemen risiko operasional?

Mulailah dengan mencatat kesalahan dan gangguan yang paling sering terjadi, mencari penyebabnya, kemudian membuat prosedur dan kontrol sederhana untuk mencegah masalah tersebut terulang.

 

Penulis

Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Thumbnail
Cara Hitung Zakat Sesuai Syariah

Dalam ajaran Islam, zakat merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Zakat bukan dikenakan atas profesi atau jenis pekerjaan, melainkan atas harta (mal) yang dimiliki. Oleh kar...

Yudha Adhyaksa

09 Jan 2024

Thumbnail
Pedoman Berwirausaha UMKM dalam Hidup Muslim

Islam, sebagai agama yang komprehensif, mengatur segala aspek kehidupan umat muslim, termasuk dalam hal berwirausaha. Bagi para pengusaha muslim, menjalankan usaha berkah sesuai dengan prinsip-prinsip...

Yudha Adhyaksa

09 Jan 2024

Thumbnail
Jenis Pekerjaan Riba

Pekerjaan riba atau usaha yang melibatkan praktik riba menjadi perhatian serius dalam Islam. Pada saat ini, banyak yang terlibat dalam pekerjaan yang dapat dianggap melibatkan riba tanpa menyadarinya....

Yudha Adhyaksa

06 Jan 2024

Daftar Sekarang

Ilmu Pengusaha Syariah

Terlengkap

Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan

Langganan Sekarang Image