Artikel
Yudha Adhyaksa
29 Sep 2022
Apakah kamu ingin beralih menjadi YouTuber? Meski harus bekerja keras bikin konten, cuan yang dihasilkan lumayan, lho. Saat ini banyak orang yang mengandalkan YouTube sebagai sumber penghasilan utama. Kamu juga bisa menjadi seperti mereka jika mau belajar dan rajin bikin konten.
Kalau kamu masih kesulitan cara bikin konten, kamu bisa ikut kelas 7 Cara Ampuh Jadi YouTuber Animator di SekolahUMKM.com. Nantinya kamu akan belajar bagaimana cara membuat video di YouTube, cara optimasi YouTube, hingga cara menghasilkan uang dari YouTube. Menarik, bukan?
Ada satu hal yang harus kamu tentukan sebelum menjadi YouTuber. Kamu harus menentukan niche atau tema video yang akan kamu buat. Pilih saja tema yang kamu suka atau tema yang kamu bisa. Misalnya kamu suka travelling, kamu bisa membuat konten jalan-jalan. Jika kamu bisa memasak kamu bisa membuat konten tutorial memasak.
Ingat ya, selain membuat video, kamu juga harus melakukan optimasi akun YouTube. Oleh karena itu kamu tidak bisa berhenti belajar jika ingin menjadi YouTuber yang menghasilkan banyak uang. Sekarang kita mulai dari hal paling dasar, yaitu pembuatan video.
Sebelum masuk ke pembuatan video kamu perlu merencanakannya terlebih dahulu. Perencanaan ini meliputi penulisan naskah dan ide video yang mau dibuat.
Ada banyak sumber ide video. Di sini saya akan membahas cara untuk mendapat ide untuk video animasi pada whiteboard animation.
Tentukan dulu tujuan kamu membuat video whiteboard animation, contoh tujuan membuat video misalnya :
Buat kamu yang ingin mengisi channel YouTube, berikut inspirasi yang bisa kamu coba. Semua video dapat dikemas dalam bentuk animasi.
Adalah video yang kamu buat untuk memperkenalkan channel YouTube kamu. Intro bisa ditampilkan di bagian depan chanel kamu. Kamu juga bisa mengemas intro video channel dalam bentuk whiteboard animation
Dalam video tutorial, kita bisa menjelaskan cara atau langkah-langkah untuk melakukan sesuatu. Tentu kamu bisa buat video tutorial yang topiknya relevan dengan tema chanel kamu
Contoh jika kamu punya produk atau jasa yang ditawarkan, kamu bisa hadirkan video testimoni dari pengguna produk atau jasamu.
Misal video 5 tempat wisata terbaik di Jogja, 5 cara kembangkan bisnismu, dan jangan lupa video yang kamu buat harus sesuai dengan tema chanel kamu.
Naskah video merupakan elemen yang sangat penting dalam proses produksi whiteboard animation. Setelah menemukan ide, kamu sebaiknya menulis naskah video yang akan dibuat. Naskah ini bisa berupa skrip atau poin-poin apa yang harus ada dalam video. Kamu juga bisa menulis ulang kata-kata yang diucapkan dalam konten video.
Videoscribe memungkinkan kita membuat video whiteboard animation dengan mudah, cepat dan praktis. bahkan , dengan memakai videoscribe kita tidak harus bisa menggambar. Saking mudahnya, siapapun bisa membuat video whiteboard animation
VideoScribe merupakan software berbayar. Untuk pengguna perorangan, harga VideoScribe sebagai berikut:
Kendati demikian, videoscribe juga menyediakan versi gratis untuk pengguna selama 7 hari.
Itulah cara mudah merencanakan video untuk akun YouTube kamu. SekolahUMKM.com juga memiliki banyak kelas untuk YouTuber, silakan kunjungi SekolahUMKM.com
Jika sudah tau ilmunya, kapan kamu mau membuat video sendiri?
Membuat video YouTube tidak cukup hanya dengan punya ide. Anda perlu menentukan niche, tujuan konten, mencari ide yang relevan, menyusun naskah, dan memahami proses produksi agar waktu dan tenaga yang digunakan lebih terarah. Di SekolahUMKM.com, Anda bisa mempelajari proses membuat dan mengoptimalkan konten YouTube melalui kelas seperti 7 Cara Ampuh Jadi YouTuber Animator, dengan biaya hanya Rp50.000/bulan. Cocok untuk Anda yang ingin mengubah kemampuan membuat konten menjadi bagian dari pengembangan bisnis.
Video yang baik sebaiknya dimulai dari perencanaan, bukan langsung menekan tombol rekam. Tentukan terlebih dahulu tema dan tujuan video, kemudian cari ide yang sesuai dengan niche, susun naskah, dan pilih alat produksi yang mendukung kebutuhan konten.
Bagi pengusaha yang ingin menggunakan YouTube sebagai bagian dari bisnis, kemampuan membuat video perlu diikuti dengan kemauan untuk terus belajar dan mengoptimalkan channel. Dengan perencanaan yang jelas, produksi konten menjadi lebih terarah dan tidak sekadar membuat video tanpa tujuan.
Pilih tema yang sesuai dengan kemampuan atau minat Anda dan memiliki hubungan dengan tujuan channel. Jika channel digunakan untuk bisnis, pastikan tema kontennya juga relevan dengan produk, jasa, atau target audiens yang ingin dibangun.
Tidak selalu harus berupa naskah lengkap. Anda dapat menggunakan skrip maupun poin-poin utama, selama struktur pembahasan dan pesan yang ingin disampaikan sudah jelas.
Mulailah dari tujuan channel dan kebutuhan audiens. Anda juga dapat menggunakan berbagai tools pencarian ide dan kata kunci seperti Google Trends, Google Keyword Planner, BuzzSumo, atau Google Alerts sebagai sumber inspirasi.
Tidak selalu. Artikel ini menjelaskan bahwa VideoScribe dapat digunakan untuk membuat whiteboard animation tanpa harus memiliki kemampuan menggambar secara manual.
Tidak. Pembuatan video perlu diikuti dengan optimasi channel dan kemauan untuk terus belajar. Ide, niche, naskah, kualitas konten, dan optimasi channel perlu dipertimbangkan sebagai satu rangkaian.
Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.
Artikel
Pernah ngerasa kayak gini nggak… Sudah capek produksi. Sudah upload produk tiap hari. Sudah ikut tren. Sudah coba jualan di marketplace, Instagram, bahkan WhatsApp. Tapi hasilnya? S...
Yudha Adhyaksa
19 Aug 2026
Biaya Usaha Mahal, Godaan Jalan Murah Selalu Datang Kalau sudah mulai usaha, satu hal yang pasti terasa: biaya operasional. Listrik naik. Air jalan terus. BBM makin mahal. Apalagi untuk usa...
Yudha Adhyaksa
18 Aug 2026
Pernah ngerasa begini? Omset ada. Bahkan kadang lumayan. Tapi di akhir bulan… uangnya kayak hilang entah ke mana. Stok nambah, capek kerja tiap hari, orderan jalan terus. Tapi pas ditanya...
Yudha Adhyaksa
18 Aug 2026
Daftar Sekarang
Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan