Artikel
Yudha Adhyaksa
30 Nov 2025
Misal A menyediakan kwitansi kosong bukan dengan nama toko A, tapi atas nama pembeli B. Apakah diperbolehkan?
Kadang ada pembeli yang minta difasilitasi seperti itu
Jawabannya adalah buatlah kuitansi sesuai fakta. Karena pengusaha yang jujur dan amanah akan berada bersama Nabi.
Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Seorang pedagang muslim yang jujur dan amanah (terpercaya) akan (dikumpulkan) bersama para Nabi, orang-orang shiddiq dan orang-orang yang mati syahid pada hari kiamat (nanti).” (HR Ibnu Majah no. 2139).
Dalam bisnis, kejujuran dan amanah bukan hanya soal kualitas produk, tetapi juga memastikan setiap dokumen transaksi sesuai dengan fakta. Dengan Rp50.000/bulan, Anda dapat mempelajari berbagai prinsip bisnis yang membantu membangun usaha secara profesional, amanah, dan berkelanjutan di SekolahUMKM.com.
Kuitansi sebaiknya dibuat sesuai dengan fakta transaksi, termasuk pihak yang melakukan pembelian dan pihak yang menerima pembayaran. Jangan menyediakan kuitansi kosong atau mengubah identitas transaksi hanya untuk memenuhi permintaan pembeli jika hal tersebut membuat dokumen tidak lagi mencerminkan keadaan sebenarnya.
Kejujuran dalam administrasi merupakan bagian dari amanah seorang pengusaha. Bisnis yang dibangun dengan kejujuran dan amanah bukan hanya menjaga kepercayaan pelanggan, tetapi juga menjadi bagian dari akhlak seorang pedagang muslim.
Sebaiknya tidak. Kuitansi harus dibuat sesuai fakta transaksi agar tidak memberikan keterangan yang berbeda dari keadaan sebenarnya.
Pengusaha sebaiknya tetap membuat kuitansi sesuai transaksi yang sebenarnya. Permintaan pembeli tidak menjadi alasan untuk membuat dokumen yang tidak sesuai fakta.
Karena kuitansi merupakan bagian dari bukti transaksi. Ketika informasi di dalamnya tidak sesuai fakta, hal tersebut dapat menimbulkan masalah dan menghilangkan unsur amanah dalam bisnis.
Pegang prinsip jujur dan amanah. Jangan mengorbankan kejujuran hanya demi memenuhi permintaan pelanggan atau mempermudah transaksi.
Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.
Artikel
Kenapa Kasir Minimarket Sering Jadi Titik Lemah Bisnis? Banyak pemilik minimarket merasa bahwa selama barang dagangannya lengkap dan harga yang ditawarkan cukup bersaing, maka bisnisnya akan otomat...
Yudha Adhyaksa
17 Aug 2026
Banyak pelaku usaha fokus cari pelanggan baru terus-menerus, tapi lupa menjaga pelanggan lama. Akibatnya capek di depan, bocor di belakang. Setiap bulan sibuk promosi. Iklan jalan. Tim sales ker...
Yudha Adhyaksa
17 Aug 2026
Hari ini saya akan membahas salah satu kasus yang terjadi dalam praktik kerja sama mudharabah, yaitu pembagian keuntungan sebelum modal dikembalikan sepenuhnya kepada pemodal. Kasus seperti ini pen...
Yudha Adhyaksa
17 Aug 2026
Daftar Sekarang
Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan