Artikel
Yudha Adhyaksa
05 Dec 2025
Mengapa penggunaan modal usaha pegawai riba harus dibatasi nominalnya?
Apakah tidak sebaiknya melunasi hutangnya agar syarat di ACC resign-nya menjadi prioritas sehingga bisa fokus pada bisnisnya?
Modal usaha dibatasi karena sumbernya dari gaji riba nya. Jadi hanya boleh dipakai utk keperluan darurat, dan berbisnis dengan modal minimal termasuk darurat krn utk menyambung hidup.
Adapun pelunasan utang ke perusahaan memang lebih baik dilunasi segera, namun yang jadi masalah pesangonnya tidak cukup untuk membayar seluruhnya.
Dan mereka juga perlu menegosiasi perusahaannya agar yang dibayar pokoknya saja, dan tidak membayar bunganya agar tidak menjadi penyetor riba.
Karena proses birokrasi yang rumit, kebanyakan mereka langsung resign dengan kondisi masih berutang riba dan memilih utk memacetkan dulu agar negosiasi membayar pokok utangnya diterima.
Sembari menunggu permohonan di ACC, akhirnya mereka berbisnis dulu dengan modal yang ada.
Berhijrah dari pekerjaan yang melibatkan riba membutuhkan strategi agar kebutuhan hidup tetap terpenuhi sambil menyiapkan sumber penghasilan baru. Di SekolahUMKM.com dengan biaya Rp50.000/bulan, Anda dapat mempelajari strategi memulai bisnis, mengelola modal, dan membangun penghasilan secara lebih terencana.
Menurut penjelasan Coach Yudha, penggunaan modal usaha dibatasi karena sumber dananya berasal dari gaji yang mengandung riba. Karena itu, penggunaannya hanya diarahkan untuk kebutuhan darurat, termasuk memulai bisnis dengan modal minimal sebagai upaya menyambung hidup.
Melunasi utang kepada perusahaan memang lebih baik dilakukan segera, tetapi apabila pesangon tidak mencukupi, pekerja dapat bernegosiasi agar yang dibayarkan hanya pokok utangnya, tanpa bunga. Sambil menunggu proses tersebut, mereka dapat menjalankan bisnis dengan modal yang tersedia agar mulai memiliki sumber penghasilan setelah meninggalkan pekerjaan.
Menurut Coach Yudha, karena sumber modal tersebut berasal dari gaji yang mengandung riba, penggunaannya dibatasi untuk kebutuhan darurat. Memulai bisnis dengan modal minimal untuk menyambung hidup termasuk kebutuhan yang dianggap darurat.
Menurut Coach Yudha, melunasi utang memang lebih baik dilakukan segera. Namun, masalahnya adalah pesangon yang diterima terkadang tidak mencukupi untuk melunasi seluruh utang.
Coach Yudha menyarankan untuk melakukan negosiasi agar yang dibayarkan adalah pokok utangnya saja, sehingga tidak perlu membayar bunga dan terlibat sebagai penyetor riba.
Menurut penjelasan Coach Yudha, sambil menunggu proses birokrasi dan persetujuan resign, seseorang dapat mulai berbisnis menggunakan modal yang tersedia. Tujuannya agar sudah memiliki aktivitas dan sumber penghasilan baru ketika akhirnya meninggalkan pekerjaan.
Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.
Artikel
TANYA SYARIAH Adakah bank syariah yang benar2 syar'i? Seperti Bank Muamalat COACH YUDHA ADHYAKSA Sejauh pengalaman saya berkecimpung di APSI (Asosiasi Properti Syariah Indonesia), yang pa...
Yudha Adhyaksa
28 Dec 2025
TANYA SYARIAH Kalau ke untungan di bagi setelah modal kembali, padahal kembali belum tau kapan misal 5 bulan / 1 tahun mungkin juga belum kembali. Selama waktu itu pengelola biaya hidupnya bagaiman...
Yudha Adhyaksa
27 Dec 2025
TANYA PROPERTI Adakah hak2 konsumen terkait unit yg kurang maksimal, misal ada retakan ataupun pasangan bata yg menurut konsumen kurang rapi.. Tapi kemauan konsumen yang harus seperti ruma...
Yudha Adhyaksa
26 Dec 2025
Daftar Sekarang
Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan