Artikel
Yudha Adhyaksa
19 Jan 2024
Memulai bisnis angkringan merupakan langkah yang menarik bagi para calon pengusaha kuliner yang memiliki modal terbatas. Bisnis ini tidak hanya menghadirkan ragam menu makanan yang lezat, tetapi juga membuka peluang bagi pengusaha untuk meraih keuntungan yang signifikan. Bagaimana cara memulai usaha angkringan dengan modal minim? Apa saja langkah-langkah yang perlu diperhatikan? Simak panduan lengkap di bawah ini.
Sebelum membuka usaha angkringan, lakukan riset pasar terlebih dahulu. Kenali preferensi konsumen di daerah yang menjadi target bisnis Anda. Pastikan bahwa jenis makanan yang Anda tawarkan sesuai dengan selera masyarakat setempat.
Menu makanan merupakan kunci utama kesuksesan angkringan. Pilihlah menu makanan yang unik dan menarik perhatian pelanggan potensial. Jangan ragu untuk mencoba variasi menu yang belum banyak ada di sekitar tempat Anda. Misalnya angkringan di sekitar Anda hanya menjual sate-satean olahan ayam, Anda bisa juga menjual sate-satean isi buah atau isi camilan.
Meskipun bisnis angkringan terkenal dengan gaya sederhananya, alat makan yang berkualitas tetap penting. Pastikan bahwa mangkok, piring, dan alat makan lainnya bersih dan aman untuk digunakan.
Tentu saja, persiapan modal usaha merupakan langkah krusial. Hitung dengan cermat berapa modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha angkringan Anda. Pastikan modal tersebut mencakup bahan baku, alat makan, dan biaya operasional lainnya.
Modal bisnis angkringan bisa bervariasi tergantung pada skala usaha dan lokasi. Untuk angkringan skala kecil, modal minimal yang dibutuhkan bisa berkisar antara 5 hingga 10 juta rupiah. Modal tersebut meliputi pembelian bahan baku, alat makan, hingga biaya izin usaha.
Bisnis angkringan terbukti menjanjikan, terutama bagi mereka yang dapat menyajikan menu makanan yang lezat dan unik. Masyarakat Indonesia sangat menyukai konsep angkringan karena selain harga terjangkau, suasana santai dan ramah membuat pelanggan betah berlama-lama.
Angkringan dikenal dengan menu makanan yang sederhana namun lezat. Beberapa menu yang biasa ditawarkan antara lain nasi kucing, sate-satean, wedang jahe, camilan, dan aneka gorengan. Yang menarik dari angkringan adalah variasi menu yang bisa disesuaikan dengan selera pasar. Bahkan Anda bisa mulai menjual menu out of the box, misalnya steak, nasi goreng, dan lain sebagainya.
Bagi pengusaha Muslim, menjalankan bisnis angkringan dengan prinsip bisnis syariah dapat menjadi pilihan yang menguntungkan. Pastikan bahwa seluruh bahan baku dan proses produksi mematuhi prinsip halal. Ini dapat menjadi kelebihan tersendiri dalam menarik konsumen yang peduli dengan aspek kehalalan produk. Jika bahan dan proses masaknya halal, insya Allah bisnis angkringan juga halal.
Lokasi merupakan faktor penting dalam kesuksesan bisnis angkringan. Pilihlah lokasi strategis yang memiliki potensi pelanggan banyak, seperti di dekat kampus, pasar tradisional, atau area perkantoran. Pastikan juga untuk memeriksa persyaratan izin usaha dan sesuaikan dengan regulasi setempat.
Berikut adalah rincian modal yang perlu dipersiapkan untuk membuka angkringan:
Mulailah dengan perhitungan biaya bahan baku untuk beberapa hari pertama. Pastikan untuk memiliki supplier yang dapat memberikan harga terbaik.
Investasikan dalam alat makan yang berkualitas baik, meskipun sederhana. Ini mencakup piring, mangkok, sendok, garpu, dan lainnya.
Hitung biaya operasional seperti listrik, air, dan gas untuk memasak. Sesuaikan dengan perkiraan jumlah pelanggan harian.
Sisihkan sebagian modal untuk keperluan promosi dan pemasaran. Mulai dari pembuatan spanduk hingga promosi melalui media sosial.
Pemasaran menjadi kunci sukses dalam bisnis angkringan. Beberapa tips pemasaran yang dapat Anda terapkan antara lain:
Buat akun media sosial untuk angkringan Anda. Bagikan foto menu, testimoni pelanggan, dan promosi menarik. Dengan begitu, Anda dapat menjangkau lebih banyak calon pelanggan.
Kolaborasi dengan influencer lokal dapat membantu meningkatkan visibilitas bisnis Anda. Pilih influencer yang memiliki audiens yang sesuai dengan target pasar Anda.
Atur program loyalitas atau tawarkan diskon khusus untuk pelanggan setia. Ini dapat menjadi cara efektif untuk mempertahankan pelanggan dan menarik yang baru.
Ikut serta dalam event lokal atau pasar kuliner dapat meningkatkan eksposur angkringan Anda. Ini juga merupakan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan calon pelanggan.
Berikan pelayanan yang ramah dan baik kepada pelanggan. Pengalaman positif pelanggan dapat menjadi promosi terbaik untuk bisnis Anda.
Memulai bisnis angkringan dengan modal terbatas bukanlah hal yang mustahil. Dengan tips dan panduan yang tepat, Anda dapat membuka usaha kuliner yang menguntungkan dan menarik minat pelanggan. Ingatlah untuk selalu menjaga kualitas menu dan pelayanan, serta memanfaatkan strategi pemasaran yang efektif. Bagi pengusaha muslim, pertimbangkan aspek bisnis syariah agar bisnis angkringan Anda tidak hanya sukses secara finansial tetapi juga mendapatkan keberkahan. Semoga panduan ini membantu Anda meraih kesuksesan dalam dunia bisnis kuliner.
Jika Anda masih kesulitan dalam hal operasional bisnis, Anda bisa belajar dahulu di SekolahUMKM.com. Anda bisa belajar cara pemasaran, cara rekrut karyawan, dan lain sebagainya. Silakan akses kelas online pengusaha muslim terlengkap di sini.
Memulai angkringan bisa menjadi pilihan menarik bagi calon pengusaha yang ingin masuk ke bisnis kuliner dengan skala yang dapat disesuaikan dengan modal. Namun, modal saja tidak cukup. Kamu perlu memahami cara memilih lokasi, menentukan menu, menghitung biaya, mengelola operasional, dan menarik pelanggan.
Di SekolahUMKM.com, kamu bisa belajar membangun bisnis dari dasar melalui 500+ kelas hanya Rp50.000/bulan. Pelajari ide bisnis, marketing, produksi, keuangan, permodalan, hingga SDM agar usaha angkringan dapat dikelola dengan lebih terarah.
Bisnis angkringan dapat dimulai dalam skala kecil dengan menyesuaikan modal, menu, lokasi, dan target pasar. Sebelum membuka usaha, lakukan riset pasar, hitung kebutuhan modal, pilih menu yang sesuai, siapkan peralatan, dan tentukan lokasi yang memiliki potensi pelanggan.
Setelah usaha berjalan, fokus tidak hanya pada makanan, tetapi juga pada pengendalian biaya, kualitas produk, pelayanan, dan pemasaran. Bagi pengusaha Muslim, pastikan bahan baku dan proses bisnis dijalankan sesuai prinsip halal dan syariah.
Kebutuhan modal berbeda-beda tergantung konsep, lokasi, peralatan, dan skala usaha. Sebaiknya buat rincian modal terlebih dahulu, mulai dari perlengkapan, bahan baku awal, tempat, promosi, hingga biaya operasional.
Jangan hanya mencari lokasi yang ramai. Perhatikan juga siapa yang berada di sekitar lokasi, jam ramai, tingkat persaingan, akses pelanggan, biaya tempat, serta aturan yang berlaku di lokasi tersebut.
Hitung terlebih dahulu biaya bahan baku dan biaya operasional yang berkaitan dengan produk. Setelah itu, tentukan harga berdasarkan target margin dan daya beli pelanggan di lokasi usaha. Bandingkan juga dengan harga kompetitor sebagai bahan pertimbangan.
Menu dapat disesuaikan dengan target pasar. Selain menu umum seperti nasi kucing, sate-satean, gorengan, dan minuman, kamu dapat menguji menu yang berbeda untuk melihat respons pelanggan. Jangan terlalu banyak menyediakan menu pada tahap awal agar stok dan biaya lebih mudah dikendalikan.
Jaga konsistensi rasa, kebersihan, harga, dan pelayanan. Kamu juga dapat menggunakan media sosial, memberikan program loyalitas, menawarkan promo tertentu, dan menciptakan suasana yang membuat pelanggan nyaman untuk kembali.
Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.
Artikel
Sudah Sering Jualan, Tapi Pernah Kepikiran Cara Jual Belinya Sudah Benar? Kalau kita lihat realita di lapangan, sebagian besar pelaku UMKM sebenarnya sudah sangat terbiasa melakukan transaksi setia...
Yudha Adhyaksa
16 Aug 2026
“Namanya Syariah, Harusnya Aman Dong…” Banyak pelaku UMKM atau karyawan berpikir seperti ini: “Yang penting pilih bank syariah, pasti aman…” “Sud...
Yudha Adhyaksa
16 Aug 2026
Banyak pertanyaan yang masuk tentang bagaimana membuat konten untuk jualan. “Kira-kira konten apa yang harus dibuat untuk jualan?” Pertanyaan ini sebenarnya sangat sering muncul, ter...
Yudha Adhyaksa
16 Aug 2026
Daftar Sekarang
Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan