Artikel
Yudha Adhyaksa
25 Dec 2025
Kalau kita mau jadi reseller dari suatu produk (tidak stok barang) tapi kita pake nama toko kita sendiri (tidak pake nama toko produsen) itu diperbolehkan?
Boleh, selama sudah menjadi reseller resmi. Kami pun begitu, menggandeng ratusan reseller untuk menjual produk dan mereka menggunakan nama toko sendiri atau atas nama perorangan. Tidak masalah selama pembagian fee nya jelas disepakati. Bahkan Anda juga bisa menggandeng reseller lain dan nantinya berbagi fee.
Menjadi reseller tanpa menyimpan stok tetap dapat dilakukan selama status dan kerja samanya jelas dengan produsen. Di SekolahUMKM.com dengan biaya Rp50.000/bulan, Anda dapat mempelajari strategi reseller, pembagian fee, hingga cara membangun jaringan reseller agar bisnis dapat berkembang tanpa harus menanggung stok sendiri.
Menjadi reseller tanpa stok barang dan menggunakan nama toko sendiri diperbolehkan selama Anda reseller resmi dan hubungan kerja sama dengan produsen sudah jelas. Penggunaan nama toko sendiri bukan masalah selama hak, kewajiban, serta pembagian fee telah disepakati.
Model ini juga dapat dikembangkan dengan menggandeng reseller lain. Dengan sistem pembagian fee yang jelas, reseller tidak hanya menjual produk tetapi juga dapat membangun jaringan penjualan yang lebih luas.
Boleh, selama reseller tersebut sudah resmi bekerja sama dengan produsen dan penggunaan nama toko sendiri tidak bertentangan dengan kesepakatan kerja sama.
Tidak selalu. Dalam model yang dijelaskan Coach Yudha, reseller dapat menjual produk tanpa menyimpan stok selama status reseller dan mekanisme kerja samanya dengan produsen sudah jelas.
Salah satu hal penting adalah pembagian fee. Besaran dan mekanisme fee perlu disepakati sejak awal agar tidak menimbulkan perselisihan di kemudian hari.
Boleh, dan pembagian fee dengan reseller yang direkrut dapat diatur sesuai kesepakatan dengan pihak terkait.
Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.
Artikel
“Kami tidak memaksa debitur mengambil kredit. Kami (Bank dengan debitur) melakukan ini atas dasar saling tolong menolong. Jadi sah-sah saja kalau Bank mendapat bunga dari pinjaman. Yang penting...
Yudha Adhyaksa
02 Feb 2024
Pengusaha pemula seringkali bingung dalam hal membuat keputusan bisnis. Terlebih saat ia menemukan masalah-masalah baru yang belum pernah dialami sebelumnya. Misalnya tentang pencatatan keuangan. Suda...
Yudha Adhyaksa
01 Feb 2024
Ingat ya, syariah bukan hanya slogan maupun pemanis jualan. Bukan juga sekadar akad agar jual belinya halal di mata ulama. Dan bukan pula kedok pakaian menutup aurat bagi owner dan karyawan. Syariah a...
Yudha Adhyaksa
31 Jan 2024
Daftar Sekarang
Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan