Artikel
Yudha Adhyaksa
11 Feb 2026
Saya ada tanah 200an sudah dijadikan 3 kavling, 1 kavling sudah dibangun rumah tapi sudah beberapa bulan blm laku.
Mohon beri arahan cara jualnya coach Yudha... 🙏🏻 bagaimana cara pemasarannya
Saran 1, gandeng 50 agen properti mas, bisa nyari nya kan? Dari Google, dari marketplace seperti rumah.com tawarin kerjasama, intinya ganden agen sebanyak2nya. Setelah itu masukkin grup, beri penawaran komisi 3% supaya cepat laku
Saran 2, perbaiki citra lingkungannya. Bisa jadi di lapangan kurang menarik, supaya menarik bikin kesan pembatas kavling bisa pondasi (kalau ada budget) atau tumpukan batu bata saja. Bisa juga bangun tembok keliling atau main gate sederhana
Saran 3, keliling cari agen property seperti Ray White, atau yang tidak terkenal boleh juga yang penting komitmen.
Semua itu sudah saya lakukan plus doa, dan dari ikhtiar maksimallah baru Allah datangkan cabuy dari arah yang tidak kita sangka.
Rumah yang belum laku membutuhkan strategi pemasaran yang tepat, bukan hanya menunggu pembeli datang. Di SekolahUMKM.com dengan biaya Rp50.000/bulan, Anda dapat mempelajari cara membangun jaringan agen, memperbaiki daya tarik properti, dan menyusun strategi penjualan agar aset lebih cepat dipasarkan.
Menjual rumah yang sudah beberapa bulan belum laku membutuhkan ikhtiar yang lebih luas dan terarah. Salah satu strategi yang disarankan adalah menggandeng sebanyak mungkin agen properti, menawarkan komisi yang menarik, serta membangun komunikasi yang aktif agar lebih banyak calon pembeli mengetahui properti tersebut.
Selain memperluas jaringan pemasaran, kondisi dan citra lingkungan juga perlu diperhatikan. Pembatas kavling, tumpukan batu bata, tembok keliling, atau main gate sederhana dapat membantu membuat area terlihat lebih menarik, sesuai dengan anggaran yang tersedia. Setelah seluruh ikhtiar dilakukan secara maksimal, tetap diperlukan doa dan tawakal kepada Allah.
Rumah yang belum laku bisa membutuhkan jangkauan pemasaran yang lebih luas. Karena itu, pemilik perlu memperbanyak jaringan agen dan memastikan properti ditawarkan kepada lebih banyak calon pembeli.
Coach Yudha Adhyaksa menyarankan menggandeng sekitar 50 agen properti agar peluang pemasaran semakin luas. Agen dapat dicari melalui Google, marketplace properti, maupun dengan mendatangi kantor agen secara langsung.
Bisa. Yang lebih penting adalah komitmen agen dalam memasarkan properti. Agen yang aktif dan bersedia bekerja sama tetap dapat menjadi bagian dari strategi penjualan.
Komisi yang menarik dapat menjadi penawaran kerja sama bagi agen agar lebih terdorong memasarkan properti. Dalam contoh yang disampaikan Coach Yudha Adhyaksa, komisi 3% dapat ditawarkan untuk membantu mempercepat penjualan.
Pemilik dapat memperbaiki kesan lingkungan dengan membuat pembatas kavling, tumpukan batu bata, tembok keliling, atau main gate sederhana. Pilihannya dapat disesuaikan dengan kondisi dan anggaran yang tersedia.
Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.
Artikel
TANYA BISNIS Untuk pemula atau ingin memulai usaha khususnya usaha baju, saya bingung memulainya dengan cara reseller atau ready stok, menurut bapak mana yang lebih efisien? Atau bapak bisa berikan...
Yudha Adhyaksa
28 Oct 2025
TANYA PROPERTI Apakah di web SekolahUMKM.com ada draft SOP perusahaan buat pedoman developer pemula ya? COACH YUDHA ADHYAKSA Ada tapi SOP sederhana, karena sebagai pemula kita tidak bisa kaku...
Yudha Adhyaksa
27 Oct 2025
TANYA SYARIAH Sekarang sdh jamannya orang bisa investasi secara online ( ada yg berbentuk crowd funding, investasi di pertanian dan hasil bumi dll ), di prospectus biasanya tertulis proyeksi keuntu...
Yudha Adhyaksa
26 Oct 2025
Daftar Sekarang
Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan