Artikel
Yudha Adhyaksa
24 Nov 2024
Dalam bisnis Developer, Anda bisa dan bahkan dibolehkan membuat kesalahan apa saja agar Anda belajar mengatasi masalah.
Jangan pakai tagline #antiriba, tapi menzalimi pembeli karena Anda melanggar perizinan PBG atau bahkan tidak mau mengurus perizinan sama sekali. Ingat, ujung dari bisnis Developer adalah menyerahkan rumah ke konsumen. Jika Anda serahkan tanpa izin PBG maka sewaktu-waktu dapat terjadi hal ini:
Tempatkan diri Anda sebagai konsumen, jika Anda sendiri tidak nyaman, berarti ada yang salah. Apalagi rumah dipakai konsumen ratusan tahun kemudian, pastikan tidak melanggar perizinannya.
Sudah pasti mendukung perizinan!
Syariat menjunjung tinggi keadilan, tidak boleh merugikan bahkan sampai merugikan orang lain. Selama tidak mengharamkan yang halal, menghalalkan yang haram, pasti tidak melanggar syariat
Ini dalilnya
“Tidak dibolehkan melakukan tindakan yang dapat merugikan orang lain, tidak pula membalas tindakan orang lain dengan cara yang lebih keras.” (Ibnu Majah)
“Seluruh umat islam wajib memenuhi persyaratan yang telah mereka sepakati, kecuali persyaratan yang mengharamkan yang halal atau yang menghalalkan sesuatu yang haram.” (At Tirmizy)
Inilah pandangan syariat lebih detail terhadap perizinan
Perizinan bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari aturan yang harus dipenuhi oleh pihak-pihak yang terlibat. Pemilik tanah memiliki hak atas tanahnya, Developer bertanggung jawab atas kegiatan usahanya, sementara pemerintah menetapkan aturan agar penggunaan tanah dan pembangunan sesuai ketentuan yang berlaku.
Setiap pembangunan memiliki dampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Perizinan membantu memastikan lokasi, desain, konstruksi, dan kegiatan pembangunan memenuhi standar sehingga tidak menimbulkan masalah seperti banjir, pencemaran, gangguan lingkungan, atau risiko keselamatan.
Dengan adanya perizinan, pembangunan dapat dilakukan sesuai peruntukan lahannya dan tidak semaunya sendiri. Aturan yang sama juga menciptakan persaingan usaha yang lebih sehat, memberikan perlindungan kepada konsumen, serta memastikan setiap proyek tercatat dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif.
Nah, saya akan mengajak Anda memahami perizinan secara konsep karena Anda akan serahkan ke PPAT/Notaris/Biro Jasa untuk mengurus teknisnya.
Sebagai Pemula di perizinan proyek, Anda harus menjalankan dari awal hingga akhir. Anda tidak bisa lompat ke langkah ke 2 atau terakhir, karena perizinan itu 1 rangkaian. Anda bisa membayar orang lain untuk mendapatkan hasil, tapi orang itu juga mengerjakan dari awal. Jika dari awal saja, perizinannya tidak bisa diperbaiki, bisa dipastikan ujung akhirnya yaitu izin PBG tidak bisa terbit.
Pelajari konsep perizinan proyek property agar Anda dapat menghindari kesalahan yang merugikan pembeli, masyarakat, dan bisnis sejak tahap awal. Di SekolahUMKM.com tersedia 500+ kelas bisnis dengan akses mulai Rp50.000/bulan.
Dalam bisnis developer, kesalahan strategi dan operasional masih dapat menjadi bagian dari proses belajar. Namun, perizinan tidak boleh disepelekan karena kesalahan dapat berdampak pada konsumen, masyarakat, lingkungan, dan keberlangsungan proyek.
Developer property syariah perlu memahami rangkaian perizinan sejak awal dan memastikan setiap tahap berjalan sesuai ketentuan. Menggunakan jasa profesional untuk mengurus teknis perizinan boleh saja, tetapi sebagai pemilik proyek tetap perlu memahami prosesnya agar tidak mengambil keputusan yang berisiko.
Karena perizinan berkaitan dengan legalitas pembangunan, tata ruang, keselamatan, lingkungan, dan perlindungan konsumen. Kesalahan pada tahap awal dapat menghambat proses proyek berikutnya.
Boleh. Namun, developer tetap perlu memahami konsep dan tahapan perizinannya agar dapat mengawasi proses serta mengetahui apakah proyeknya memenuhi persyaratan.
Risikonya dapat mencakup penghentian atau penyegelan pembangunan, masalah administratif, sengketa dengan konsumen atau masyarakat, hingga kewajiban melakukan perbaikan atau pembongkaran sesuai ketentuan yang berlaku.
Pada prinsipnya, kepatuhan terhadap aturan yang bertujuan menjaga hak, keamanan, ketertiban, dan mencegah kerugian sejalan dengan prinsip menghindari mudarat dan menunaikan kewajiban yang sah.
Karena setiap tahap dapat menjadi dasar atau persyaratan bagi tahap berikutnya. Kesalahan sejak awal dapat menyebabkan proses selanjutnya terhambat dan izin akhir tidak dapat diterbitkan.
Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.
Artikel
Pada umumnya, Project Management Plan (manajemen proyek) berisi penjelasan bagaimana rencana-rencana dan keputusan suatu proyek akan dijalankan. Secara sederhana, isi dari manajemen proyek b...
Yudha Adhyaksa
07 Sep 2021
Banyak hal yang harus anda persiapkan untuk memulai terjun di dunia bisnis atau wirausaha dalam bidang IT yang menjanjikan ini. Anda perlu untuk memastikan faktor persaingan pasar, kebutuhan...
Yudha Adhyaksa
07 Sep 2021
Cara Pengusaha Muslim Rekrut dan Pecat Staff Cerdas lah dalam memilih Staf – Kita semua tahu bahwa SDM (baca: staf) sangat penting bagi sebuah bisnis. Tanpa mereka, bisnis sulit berkembang. A...
Yudha Adhyaksa
07 Sep 2021
Daftar Sekarang
Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan