background

Artikel

Foto Produk UMKM Estetik Auto Banjir Order

Yudha Adhyaksa

04 Mar 2023

Cover

Estetik memiliki makna dan kesan tersendiri, apalagi kaitannya dengan fotografi produk yang menjadi tentara garda terdepan dalam digital marketing. Selain memiliki nilai jual yang tinggi, fotografi bak magnet kuat yang mampu menarik minat konsumen untuk meliriknya. 

Dalam dunia digital, industri fotografi menjadi ajang persaingan yang ketat. Pasalnya  kebutuhan konsumen ternyata bisa dicapai melalui fotografi. Dimana digital imaging mampu menghasilkan image sesuai dengan target image yang diinginkan. 

Perkembangan foto produk melalui digital imaging di Indonesia sangat signifikan, ditandai munculnya fotographer handal yang berkualitas dan kredibilitas yang tidak kalah jauh dengan fotographer Internasional. 

Foto Produk Untuk Keperluan Promosi Bisnis Online

Tingginya kreativitas dan inovasi baru serta ide-ide bermunculan dalam digital imaging mengakibatkan hasil foto produk menjadi vital kaitannya dengan promosi. Berbagai bidang lain yang turut melengkapinya seperti copywriting, content creator, editor mampu mensukseskan kegiatan marketing sesuai target sasaran. 

Melalui fotografi dengan hasil karya foto yang menarik, inspiratif dan mampu menunjang image suatu produk menjadi lebih populer sehingga kegiatan promosi mudah diterima, masyarakat bisa berimajinasi dan berandai-andai maksud dan tujuan dari suatu marketing yang diberikan. 

Dengan memperhatikan konsep yang matang mampu mendasari sebuah kesuksesan digital marketing. Misalnya saja teknik pengambilan foto, pemilihan tema yang menarik, pencahayaan dan tentunya digital imaging yang profesional. 

 

Konsep Pengambilan Foto

Tanpa adanya konsep yang kuat dan sesuai dengan tujuan, maka foto yang dihasilkan kurang efektif jika digunakan untuk sebuah promosi. Memang tugas utama fotografer mampu menghasilkan karya yang berkonsep dan menghasilkan foto produk yang menjual dan diterima masyarakat.

Perlunya kreativitas yang tertanam pada diri fotografer sehingga mampu menggarap karya yang berkarakter beda dengan yang lainnya, dan mampu menyalurkan ide-ide yang inovatif serta memiliki nilai-nilai estetis yang tinggi.

Menentukan tujuan pengambilan foto

Sebelum mengambil foto, fotografer perlu memahami tujuan yang ingin dicapai, apakah untuk memperkenalkan produk, meningkatkan penjualan, atau membangun citra merek. Tujuan yang jelas membantu menentukan konsep, gaya visual, dan pesan yang ingin disampaikan melalui foto.

Memahami karakteristik produk

Setiap produk memiliki keunggulan, bentuk, warna, dan karakter yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan visual yang sesuai. Dengan memahami karakteristik produk, fotografer dapat menonjolkan sisi yang paling menarik dan membuatnya lebih mudah dikenali oleh calon pembeli.

Menentukan target sasaran

Foto yang ditujukan kepada anak muda tentu memiliki pendekatan yang berbeda dengan foto untuk kalangan profesional atau keluarga. Memahami target sasaran membantu fotografer memilih gaya, suasana, dan penyajian yang lebih sesuai dengan selera calon pembeli.

Menentukan konsep dan tema visual

Konsep menjadi dasar agar seluruh elemen foto memiliki arah yang jelas dan tidak dibuat secara asal. Tema visual dapat disesuaikan dengan karakter produk, seperti elegan, minimalis, natural, modern, atau tradisional.

Memilih latar belakang yang sesuai

Latar belakang berfungsi untuk memperkuat tampilan produk tanpa mengalihkan perhatian dari objek utama. Pemilihan warna, tekstur, dan suasana latar yang tepat dapat membuat foto terlihat lebih menarik serta mendukung pesan promosi.

Mengatur pencahayaan

Pencahayaan yang baik membantu menampilkan bentuk, warna, tekstur, dan detail produk secara lebih jelas. Fotografer perlu menyesuaikan arah dan intensitas cahaya agar foto terlihat menarik serta tidak menimbulkan bayangan yang mengganggu.

Menentukan komposisi foto

Komposisi mengatur posisi produk dan elemen pendukung agar foto terlihat seimbang dan enak dipandang. Penempatan objek yang tepat juga membantu mengarahkan perhatian audiens kepada bagian produk yang ingin ditonjolkan.

Memilih properti pendukung

Properti dapat digunakan untuk memperkuat konsep dan memberikan gambaran mengenai penggunaan produk dalam kehidupan sehari-hari. Namun, properti sebaiknya tidak berlebihan agar perhatian audiens tetap tertuju pada produk utama.

Menampilkan keunggulan produk

Foto promosi sebaiknya tidak hanya menunjukkan bahwa produk terlihat bagus, tetapi juga menonjolkan manfaat atau keunggulannya. Dengan demikian, foto dapat membantu calon pembeli memahami alasan mengapa produk tersebut layak dipertimbangkan.

Menyesuaikan gaya foto dengan identitas merek

Gaya foto yang konsisten membantu membangun identitas visual sehingga produk lebih mudah dikenali oleh masyarakat. Pemilihan warna, pencahayaan, dan suasana yang sesuai dengan merek juga membuat promosi terlihat lebih profesional.

Membuat foto yang menarik perhatian

Foto yang menarik perhatian dapat membantu audiens berhenti sejenak dan memperhatikan produk yang ditawarkan. Kreativitas dalam memilih sudut pengambilan, warna, dan penyusunan elemen dapat membuat foto memiliki daya tarik yang lebih kuat.

Menyesuaikan ukuran dan format foto

Foto perlu disesuaikan dengan media yang akan digunakan, seperti Instagram, marketplace, website, atau katalog produk. Ukuran dan format yang tepat membantu foto tampil lebih optimal serta memudahkan audiens melihat detail produk.

Melakukan pengambilan foto dari beberapa sudut

Mengambil foto dari beberapa sudut dapat membantu menemukan tampilan produk yang paling menarik dan informatif. Cara ini juga memberikan pilihan kepada fotografer untuk menentukan hasil terbaik sesuai dengan kebutuhan promosi.

Melakukan penyuntingan secara proporsional

Penyuntingan dapat digunakan untuk memperbaiki pencahayaan, warna, dan tampilan foto agar lebih menarik. Namun, hasil penyuntingan sebaiknya tetap menggambarkan kondisi produk secara jujur agar tidak menimbulkan kesalahpahaman bagi calon pembeli.

Mengevaluasi hasil foto

Setelah foto selesai diambil, fotografer perlu menilai apakah hasilnya sudah sesuai dengan konsep dan tujuan promosi. Evaluasi membantu menemukan kekurangan serta menjadi bahan perbaikan untuk menghasilkan karya yang lebih baik pada pengambilan foto berikutnya.

 

Teknik Pengambilan Foto Produk 

Demi mencapai hasil yang memuaskan, beberapa teknik ini bisa dilakukan seperti:

Angle

Angle atau sudut pengambilan gambar yang pas akan mempengaruhi hasil foto produk yang menarik, terdapat 5 jenis angle foto yaitu:

  1. Frog eye. Kebiasaan fotografer yang suka tiarap atau mengambil foto dari sudut pandang sangat rendah dari objek foto utama bahkan hingga menyentuh tanah. Angle ini biasa digunakan jika produk diletakkan tepat di atas tanah.
  2. Eye view. Biasa dikatakan angle normal yaitu pengambilan foto yang dilakukan sejajar dengan posisi produk. Hasil fotonya kurang lebih sama seperti apa yang dilihat sehari-hari. 
  3. Bird eye view. Sesuai dengan namanya, pengambilan foto dilakukan dari sudut pandang mata burung atau dari atas. Foto yang akan dihasilkan mempunyai kesan yang luas dan lebar. 
  4. Low angle. Angle foto jenis ini cocok untuk mengambil foto produk tampak kuat, elegan, mewah atau kesan dominan. Dilakukan pengambilan gambar dengan posisi kamera lebih rendah dari objek foto atau produk.
  5. High angle. Dilakukan pengambilan gambar dimana fotografer berada di atas atau lebih tinggi dari objek atau produk. 

Lighting 

Demi menghasilkan foto yang memberi kesan sesuai tujuan utama suatu konsep seperti kesan dingin, kaku, tegas, garang, dramatis, sexy dan lainnya sebetulnya pengusaha muslim hanya perlu main light berupa lampu yang bisa diatur posisinya di atas, samping kanan kiri atau lainnya. Selain itu beberapa media pendukung juga diperlukan seperti papan polyboard tujuannya agar hasil foto bisa menyerap dan memantulkan cahaya. 

Editing 

Editor melakukan macam tugas seperti mengedit hasil foto produk mencakup foto dibuat lebih halus, lebih terang atau gelap, membuat dan memperbaiki tata letak, mengolah gambar menggunakan CorelDraw dan Adobe Illustrator atau Adobe Photoshop. 

Penyebaran Untuk Marketing

Menggunakan media komunikasi visual terbilang cukup efektif dan efisien memberikan keuntungan dalam menunjang kegiatan promosi melalui hasil karyanya yang estetis.

Membuat sebuah iklan melalui media fotografi tentunya bisa berpengaruh luas dalam mempromosikan sebuah produk. Karena gambar yang bagus pasti memiliki daya tarik tersendiri, mudah diterima secara visual. 

Setelah gambar produk berhasil diciptakan dengan sedemikian rupa, anda bisa share secara bebas dan luas untuk tujuan marketing dalam 3 platform sosial media yang saat ini menjadi andalan para digital marketing yaitu Facebook ads, Instagram Asds, Youtube Ads, hngga Google Ads.

Kuasai Foto Produk untuk Meningkatkan Promosi di SekolahUMKM.com

Foto produk yang baik bukan hanya soal estetika, tetapi juga bagaimana menampilkan produk secara menarik, jelas, dan sesuai dengan target pasar. Di SekolahUMKM.com, Anda dapat mempelajari berbagai keterampilan yang mendukung pemasaran bisnis, mulai dari content marketing, copywriting, hingga strategi promosi dengan biaya Rp50.000/bulan. Bekali bisnis Anda dengan kemampuan membuat materi promosi yang lebih profesional dan efektif.

Kesimpulan

Fotografi produk memiliki peran penting dalam pemasaran digital karena menjadi salah satu hal pertama yang dilihat calon pelanggan ketika mengenal sebuah produk. Foto yang efektif perlu dibuat berdasarkan tujuan promosi, karakter produk, target pasar, konsep visual, pencahayaan, komposisi, hingga identitas merek.

Teknik pengambilan gambar seperti pemilihan angle, lighting, dan editing dapat membantu menghasilkan visual yang lebih menarik. Namun, estetika bukan satu-satunya tujuan. Foto juga harus menampilkan produk secara jujur dan mampu menyampaikan keunggulannya. Setelah menghasilkan foto yang sesuai, manfaatkan berbagai kanal pemasaran yang relevan agar materi visual tersebut dapat menjangkau calon pelanggan.

FAQ: Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan

Apakah foto produk harus menggunakan kamera profesional?

Tidak selalu. Kamera profesional dapat memberikan lebih banyak kendali terhadap hasil foto, tetapi kualitas foto juga sangat dipengaruhi oleh pencahayaan, komposisi, konsep, dan kemampuan fotografer. Peralatan yang sederhana pun dapat menghasilkan foto yang baik jika digunakan dengan tepat.

Apakah editing foto produk boleh mengubah warna atau bentuk produk?

Editing dapat dilakukan untuk memperbaiki pencahayaan, warna, dan tampilan foto. Namun, penyuntingan sebaiknya tidak mengubah karakter atau kondisi produk secara berlebihan sehingga calon pembeli mendapatkan gambaran yang tidak sesuai dengan produk sebenarnya.

Berapa banyak foto yang sebaiknya dibuat untuk satu produk?

Tidak ada jumlah yang sama untuk semua produk. Buat beberapa foto yang dapat menunjukkan produk dari sudut berbeda, detail penting, ukuran atau bentuk, serta penggunaannya jika diperlukan. Pilih foto yang paling relevan dengan kebutuhan media pemasaran.

Apakah foto produk yang bagus pasti meningkatkan penjualan?

Tidak selalu. Foto yang menarik dapat membantu meningkatkan perhatian dan pemahaman calon pelanggan terhadap produk, tetapi penjualan juga dipengaruhi oleh harga, kualitas produk, kebutuhan pasar, penawaran, pelayanan, dan strategi pemasaran secara keseluruhan.

 

Penulis

Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.

 

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Thumbnail
4 Cara Jitu Membeli Rumah Secara Syariah

Di zaman sekarang, terlalu mudah orang berutang meski untuk barang yang tidak dibutuhkannya, bahkan hanya untuk meningkatkan gaya hidup. Seperti memakai kartu kredit membeli kosmetik mahal, HP baru, d...

Yudha Adhyaksa

07 Jul 2023

Thumbnail
Berutang Usaha Jika UMKM Terpaksa

"Berutang itu halal tapi tidak dianjurkan kecuali dalam keadaan terdesak" - Yudha Adhyaksa Jadi alasannya harus darurat dan ukurannya kembali pada kondisi orangnya atau standar kebiasaan...

Yudha Adhyaksa

09 Jun 2023

Thumbnail
Naikkan Omset UMKM Lewat Skill Copywriting

Strategi promosi anda kurang mempan buat naikin omset? Jangan disepelekan, Anda mesti cari cara buat siap-siap munculin gebrakan baru dengan cara ini. Menjelang akhir tahun memang momen yang penting b...

Yudha Adhyaksa

11 Mar 2023

Daftar Sekarang

Ilmu Pengusaha Syariah

Terlengkap

Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan

Langganan Sekarang Image